Dinas Kebersihan Akan Kelola Seluruh Sungai Jakarta

Housing-Estate.com, Jakarta – Jakarta menjadi wilayah hilir yang dilintasi 13 aliran sungai dari daerah Bogor. Selama ini, pengelolaan ke-13 sungai yang melintas di Jakarta dilakukan oleh banyak instansi sehingga hal ini dianggap menjadi salah satu penyebab lambannya penanganan banjir di Jakarta. Untuk itu, pemprov akan menyerahkan pengelolaan 13 sungai ini kepada satu instansi yaitu Dinas Kebersihan.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Saat ini kita masih tunggu untuk proses serah terimanya dari instansi terkait kepada gubernur, nanti gubernur yang serahkan ke kita. Pengelolaannya bukan hanya penanganan sampah tapi juga perbaikan dan perawatan pompa, saringan sampah otomatis, hingga peninggian tanggul sungai,” ujar Mumuh Mulyana, Kepala Satuan Pelaksana Badan Air dan Taman Dinas Kebersihan DKI Jakarta, di kantornya, Jumat (28/11).

Ke-13 sungai yang melewati Jakarta adalah Kali Mookevart di pinggir Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan Kali Grogol yang melintasi wilayah selatan dan barat Jakarta. Kemudian Kali Krukut yang melintas selatan dan pusat, Kali Baru Barat, Jakarta Pusat, Kali Ciliwung yang melintas di selatan, timur, dan pusat, kemudian Kali Baru Timur melintas pusat selatan, Kali Buaran, Kali Jati Kramat, dan Kali Cakung di timur. Kali-kali ini bermuara di Teluk  Jakarta melalui Kanal Banjir Barat, Kanal Banjir Timur, Cengkareng Drain, dan Cakung Drain.

Mumuh juga memprihatinkan kebiasaan warga yang masih membuang sampah ke sungai. Pihaknya telah membersihkan puluhan ton sampah di aliran sungai ketika terjadi banjir kiriman beberapa waktu lalu. Misalnya, di kolong Jembatan Rawa Jati Kalibata, Jakarta Selatan, diangkut sampah hingga 80 ton.

“Untuk mengangkut sampah ini dikerahkan sebanyak 11 unit truk pengangkut sampah yang bolak balik ke Bantar Gebang Bekasi karena setiap truk hanya mampu mengangkut sebanyak 2,5 ton sampah,” tandasnya.

housing.estate.com