Singapore Business Federation Sambangi Lippo Cikarang Untuk Investasi

Big Banner

Delegasi investasi Singapura yang hadir di Lippo Cikarang terdiri dari 50 peserta, dipimpin oleh Direktur SBF Alan Tan, didampingi oleh Menteri Negara Bidang Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Teo Ser Luck.

 

 

Lippo Cikarang kembali menerima rombongan delegasi investasi yang tergabung dalam Forum Singapore Business Federation (SBF). Kali ini, Lippo Cikarang kedatangan delegasi BKPM Indonesia untuk Singapura, Harri Santoso dan delegasi kadin Indonesia untuk Singapura, Michael Goutama.

 

Rombongan terdiri dari 50 peserta dipimpin oleh Direktur SBF Alan Tan, didampingi oleh Menteri Negara Bidang Perindustrian dan Perdagangan, Teo Ser Luck.

 

Teo Ser Luck mengatakan, kehadirannya ke Lippo Cikarang untuk menjajaki investasi dan kerjasama serta tatap muka dengan manajemen Cellini, perusahaan furnitur ternama yang berlokasi di Delta Silicon 2 kawasan industri Lippo Cikarang.

 

Menurut Ju Kian Salim, Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, saat ini Lippo Cikarang sedang mengembangkan Kawasan Industri Delta Silicon 8 (DS 8) seluas 266 kektar dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Mandiri Group, dimana penjualan tanah industri DS 8 ini di tahun 2014 sudah mencapai Rp809 miliar.

 

“Kami menargetkan, pencapaian penjualan kawasan industri di tahun 2015 sebesar Rp1 triliun,” terangkan Ju Kian Salim.

 

Meow Chong Loh, President Director & CEO PT Lippo Cikarang TBK dalam sambutannya mengatakan, Lippo Cikarang berkembang pesat karena basis ekonomi industri yang kuat. Perusahaan besar berkaliber dunia seperti Toyota, Honda, Hyundai, Hankook, Danone, Coca-Cola, Bridgestone sudah hadir di kawasan ini.

 

Menurut Chong Loh, sejak semester dua tahun 2012, investasi asing masuk ke Lippo Cikarang makin deras, komunitas ekpatriat juga makin mendominan di Lippo Cikarang.

 

Diperkirakan, 60% output dari total perakitan kendaraan bermotor seperti dari Koridor Timur serta wacana pembangunan sea deep port di Cilamaya dan Airport International di Karawang semakin membuat wilayah Koridor Timur berkibar.

 

Tan Cheng Whatt CEO Cellini Design Center, Pte.Ltd, dalam kesempatan ini mengatakan, tahun 2015 diperkirakan akan semakin tinggi tingkat kompetisi dalam dunia usaha furnitur, tentunya sangat diperlukan dukungan dari Pemerintah Indonesia agar industri furnitur dapat terus berkembang dan bisa menciptakan serta menyerap semakin banyak tenaga kerja guna menunjang perekonomian di Indonesia. 

 

Sebelum Delegasi Singapore Business Federation sudah datang berkunjung ke Lippo Cikarang Delegasi Investment  Business Forum dari Japan dan Taiwan

 

Kedepan Lippo Cikarang fokus pada pengembangan Orange County 322 hektar, dengan nilai investasi Rp250 triliun. (Foto : Istimewa)

rumah123.com