BBM Naik, Harga Properti Second Turun

Big Banner

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pastinya akan menaikkan harga produksi yang berimbas juga pada kenaikan bahan bangunan dan berujung melonjaknya harga jual properti.

Khususnya untuk properti yang akan diluncurkan tahun depan, para pengembang harus menghitung ulang jadwal dan cara mengantisipasi kenaikan ini menyusul kenaikan harga yang tidak sejalan dengan pertumbuhan daya beli.

Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, menjelaskan, untuk segmen menengah yang menggunakan KPR sebagai alternatif utama pembelian KPR, agaknya akan memperlihatkan penurunan pembelian karena di saat yang sama BI rate naik menjadi 7,75 persen yang akan menyebabkan suku bunga ikut naik diperkirakan di awal 2015.

“Namun demikian di tengah kenaikan harga-harga yang ada ternyata di beberapa lokasi diperlihatkan adanya koreksi harga khususnya di pasar sekunder,” jelas dia di Jakarta, Senin (1/12).

IPW sebelumnya memprediksi bahwa pasar sekunder akan naik, namun demikian mengapa di beberapa lokasi pasar sekunder malah mengalami koreksi. Ali membenarkan hal tersebut.

“Pasar sekunder ada yang mengalami koreksi namun pasar yang dimaksud adalah bukan pasar sekunder sebenarnya. Koreksi pasar terjadi pada beberapa lokasi yang harga jualnya memang dulu sudah overvalue ketika dibeli dari pengembang (pasar primer),” sebut dia. (as/okezone)

ciputraentrepreneurship.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me