Quo Vadis, Nasib Beberapa Apartemen yang Akan Pensiun

Big Banner

Benyamin Ginting (Paling Kiri): “Informasi yang saya dapatkan, sinking fund mereka hanya Rp25 miliar”

 

Benyamin Ginting, analis properti yang juga pengajar pada Panangian School of Property mengatakan, ada sejumlah apartemen di Jakarta yang tidak lama lagi akan memasuki usia ‘pensiun.’ Usia pensiun yang dimaksud adalah berakhirnya usia layak pakai sehingga bangunan itu harus dibongkar untuk dibangun kembali. Menurutnya, perlu dicermati bagaimana nasib unit-unit yang sudah dimiliki oleh konsumen di apartemen itu.

 

“Ada apartemen di Jakarta Barat yang cukup terkenal, beberapa tahun lagi harus dirobohkan dan dibangun kembali karena sudah berakhirnya usia ekonomi. Informasi yang saya dapatkan, sinking fund mereka hanya Rp25 miliar.Anda bisa bayangkan, bagaimana nasib para pemilik unit pada gedung yang sudah harus dirobohkan  dan ketika hendak dibangun lagi, dananya tidak cukup.”

 

Benyamin pun mengelak ketika ditanyakan mengenai tanggungjawab pengembang. Menurut dia, tanggungjawab pengembang sudah berakhir sejak ia menjual unit kepada pembeli. Paling lama setahun setelah serah terima unit, pengembang besama pemilik unit harus bersama-sama mendirikan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) yang independen dan bertanggungjawab atas berbagai hal vital di apartemen ini.

 

“PPRS ini kan orang yang tidak ngerti apa-apa sehingga mereka harus segera mencari pendamping konsultan yang paham dan tahu bagaimana seharusnya tugas dan tanggungjawab PPRS. Tapi kalau PPRS itu adalah orang – orang titipan dari pengembang, ya susah untuk PPRS bisa mencari konsultannya.” (Foto: Istimewa)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me