Margahayu Land Ketagihan Bangun Properti Komersial di Jakarta

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengembang yang berbasis di Bandung, Jawa Barat, Margahayu Land, terus menancapkan taji dan pengaruhnya di pasar Jakarta. Setelah Somerset Kencana di Pondok Indah, Jakarta Selatan, mereka kini tengah menggarap 19 Avenue di Daan Mogot, Jakarta Barat.

CEO Margahayu Land, Hari Raharta Sudrajat, menjelaskan, penjualan Somerset Kencana terhitung cepat. Pasca lepasnya investor Jepang sebagai mitra kerjasama, Margahayu Land dapat menjual properti yang bakal dikelola Ascott Group tersebut dengan maksimal.

“Penjualan Somerset Kencana Jakarta sudah 85 persen dari total 187 unit yang ditawarkan. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai tahap struktur lantai atas,” jelas Hari kepada Kompas.com, Selasa (9/12/2014).

Sementara 19 Avenue merupakan properti multifungsi di atas lahan seluas 2,5 hektar. Di dalam area pengembangan ini akan terdapat enam menara apartemen, lifestyle center, hotel bintang tiga dan perkantoran struktur rendah. Margahayu mengalokasikan dana senilai Rp 800 miliar untuk investasi.

Selain Somerset Kencana, 19 Avenue, dan Holiday Inn Express Kuta yang sudah beroperasi, Margahayu kini juga tengah menggeber pembangunan  Newton Hybrid Park di atas lahan seluas 3,1 hektar di Buah Batu, Bandung. Ini juga merupakan proyek multifungsi yang menggabungkan hunian, mal, citywalk dan hotel.

Penjualan Newton Hybrid Park, tambah Hari, juga positif. Apartemennya tinggal menyisakan unit-unit tertentu.

“Ke depan, kami rencananya akan membangun perumahan skala kota (township). Lahannya sudah ada di kawasan Karawang, dan tengah membidik lahan-lahan di kawasan Bandung Timur yang akan dijadikan sebagai properti perumahan tapak,” pungkas Hari.