MRT Akan Terintegrasi Dengan Properti Komersial

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Infrastruktur dan sistem transportasi menjadi salah satu kriteria yang harus dipenuhi oleh kota apabila ingin menjadi tempat yang nyaman bagi warganya. Infrastruktur harus terkoneksi dan berfungsi baik.  Kawasan-kawasan permukiman terlayani oleh transportasi umum sehingga masyarakat dapat mengakses seluruh penjuru kota dengan mudah.

Untuk tujuan itu pembangunan mass rapid transportation (MRT) di Jakarta yang teritegrasi dengan moda lain sangat penting. Tantagan berikutnya adalah mengubah pola pikir masyarakat untuk beralih menggunakan sarana transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Jadi transportasi umum harus nyaman dan efisien sehingga orang mau beralih. Mesti diatur juga sarana transportasi masal ini untuk meningkatkan sektor properti hingga industri kreatif dengan membuat sentra-sentra hunian yang dekat dengan transportasi masal sehingga bisa mendorong juga sektor ekonominya,” ujar Iwan Prijanto, Strategic Master Planner PT MRT Jakarta, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12).

Iwan menjelaskan, MRT nantinya akan terintegrasi dengan moda transportasi  lain, seperti Transjakarta dan KRL. Karena itu interchange yang akan dibangun di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, nantinya akan dioptimalkan selain akses langsung ke bandara dan pelabuhan. Saat ini pembangunan MRT sudah memasuki proses pengerjaan jalur bawah tanah dan layang (elevated).

Selain koneksitas antarmoda, stasiun akan dikoneksikan dengan kawasan properti komersial, misalnya area perkantoran dan mal. “Saat ini yang sudah mencapai kesepakatan dengan Blok M Plaza, nanti akan terhubung dari bawah tanah maupun elevated. Pedagang asongan juga akan disediakan lapak sehingga lebih tertib,” lanjutnya.

Dengan penataan seperti ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menggunakan MRT. Akan dirancang juga stasiun MRT menjadi pusat kuliner yang khas misalnya di Cipete, Jakarta Selatan. Dengan begitu para pekerja di daerah Thamrin bisa makan siang di Cipete dan tetap efisien karena menggunakan MRT.

“Jadi yang terkait dengan properti, sekarang terus dijajaki kerja sama dengan mal dan perkantoran baik untuk area bawah tanah maupun elevated. Kita juga terus bersinergi dengan pemprov karena ini ada unsur public obligation, jadi fasilitas umum, penentuan tarif, nanti diatur sama pemprov,” tandas Iwan.

housing.estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me