Satu Hari Urus KPR di Pameran Rumah BTN

Big Banner

Jakarta — Pameran Perumahan BTN Expo yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, 3-10 Februari 2013. Dalam pagelaran ini, Bank Tabungan Negara menawarkan pengurusan kredit perumahan rakyat atau KPR dalam satu hari. Kata staf pelayanan peminjaman atau loan service BTN, Robi Kurniadi Prabowo, calon pembeli bisa mengajukan KPR dalam sehari, selama pameran, melalui persetujuan prinsip. Bahkan pengurusan persetujuan prinsip itu hanya memakan waktu beberapa jam saja.

“Cukup fotokopi kartu tanda penduduk atau KTP, serta spesifikasi calon rumah yang diminati,” kata Robi, Sabtu, 9 Februari 2013. “Model dan lokasi rumah bisa dicari dulu di lapak pameran ini.”

Persetujuan prinsip, Robi melanjutkan, berlaku selama satu bulan. Sepanjang itu, calon pembeli diminta melengkapi persyaratan dokumen KPR: fotokopi izin membangun bangunan atau IMB, kartu keluarga, surat keterangan kerja, slip gaji, buku tabungan di BTN dan bank lain. Bila calon pembeli tak memiliki rekening di BTN, mereka harus membuatnya terlebih dahulu. “Rekening itu berfungsi untuk membayar cicilan tiap bulannya,” ujar dia.

Ketika calon pembeli melengkapi segala syarat perkreditan, petugas bank akan melakukan pengecekan terhadap data nasabah. Seperti penghasilan per bulan dan jumlah tabungan. Bagi calon pembeli yang mengajukan persetujuan prinsip, BTN akan memberikan sejumlah potongan biaya: bebas administrasi serta diskon asuransi jiwa dan kebakaran sebesar 40 persen. “Biasanya, biaya administrasi dikenakan Rp 250 ribu, sedangkan angka asuransi tergantung dengan nilai bangunan dan tanah,” ujarnya.

Dalam pameran ini, BTN juga menawarkan pembelian rumah dengan uang muka 10 persen. Tapi penawaran ini hanya dikhususkan bagi rumah yang luas bangunannya di bawah 70 meter persegi. Itu pun hanya berlaku selama pameran berlangsung. Untuk bangunan di atas 70 meter persegi, BTN menerapkan deposit payment atau DP sebesar 20 persen, dan memberikan maksimal kredit hingga 80 persen.

“Ada juga fasilitas rumah bersubsidiN namun hanya berlaku bagi rumah yang harga jualnya di bawah Rp 95 juta,” ujarnya.

CORNILA DESYANA

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me