Harga Apartemen Termahal Di New York Rp 1,6 Triliun

Big Banner

SolusiProperti.com – Kota New York, Amerika Serikat akan memiliki apartemen termahal. Dengan harga unit mencapai 130 juta dollar AS (Rp 1,6 triliun), apartemen 520 Park Avenue ini akan menjadi yang paling mahal. Angka ini melampaui harga unit di Battery City’s Ritz-Carlton senilai 118,5 juta dollar AS (Rp 1,5 triliun).

Menara setinggi 54 lantai ini, dijadwalkan akan mulai beroperasi pada Februari 2015. 520 Park Avenue berlokasi di 60th Street, dua blok dari timur Central Park. Menara ini didesain untuk menyandingi 15 Central Park West, yang telah lebih dulu menjadi apartemen paling presitisius di kawasan tersebut.

“Jelas 520 Park dan 15 Central Park yang berlokasi di Upper East Side, merupakan bangunan yang dirancang sebagai saudara,” kata Arthur Zeckendorf dari Zeckendorf Development yang mengembangkan keduanya.

Zeckendorf mendeskripsikan, 520 Park memiliki langit-langit setinggi 15 kaki, dengan perpaduan sentuhan furnishing zaman dulu dan modern.

Arsitek Robert A. M. Stern merancang menara 520 Park Ave, yang akan berisi 31 unit. Unit dengan tujuh rangkap seluas 845 meter persegi ini dihargai 67 juta dollar AS (Rp 832 miliar). Di lantai 23, unit dengan luas 4.600 meter persegi yang dijuluki “simplexes”, ditawarkan dengan harga perdana 16,2 juta dollar AS (Rp 201 miliar).

Sedangkan 15 Central Park telah terjual habis dalam kurun waktu empat tahun. Para pembelinya adalah CEO Goldman Sachs Lloyd Blanfein, miliarder Daniel Loeb, Sarah Blakley, musisi Sting, dan aktor Denzel Washington.

Zeckendorf berharap kesuksesan yang sama juga diraih oleh 520 Park. Meski begitu, terdapat pertanyaan besar tentang bagaimana pasar menerima apartemen yang lebih mewah tersebut. Pasalnya, kota berjuluk “Big Apple” ini sarat dengan pembangunan apartemen mewah.

Sebeut saja Extell’s One57 tower at 57th Street, Harry Macklowe’s 432 Park Avenue, dan 111 West 57th Street. Unit-unit One57, misalnya, sempat terjual setengahnya pada 2012 dan kini mandek saat penjualan baru mencapai 70 persen.

Meski begitu, menurut penilaian firma Miller Samuel, Jonathan Miller, kekayaan global tengah mengalami kenaikan sehingga menara-menara ini juga pada gilirannya akan laris dibeli.

“Jika Anda melihat pasar investasi saat ini, setidaknya di sisi internasional, ini merupakan fenomena global yang ditandai dengan kenaikan ekonomi signifikan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan. Saya tidak berpikir kondisi tersebut akan banyak berubah selama beberapa tahun ke depan. Menurut saya, aliran permintaan akan terus berlanjut,” kata Miller.

Miller juga menunjukkan, dengan suku bunga rendah, pengembang dapat lebih mudah membangun apartemen dengan harga sama tingginya. Dengan begitu banyak proyek yang masuk ke pasar, Miller mengatakan bahwa calon pembeli merasa kurang mendesak dan melihat bagaimana beberapa menara tersebut setelah rampung.

Sampai saat ini, rekor apartemen paling mahal yang pernah dijual di New York, dimiliki Ekatarina Rybolovleva, putri miliarder Rusia, Dmitry Rybolovlev. Ia membayar 88 juta dollar AS (Rp 1,1 triliun) untuk unit seluas 626 meter persegi di 15 Central Park West milik Zeckendorf

solusiproperti.com