Sektor Properti Bakal Moncer Kalau Harga BBM Subsidi Naik

Big Banner

Jakarta -Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai akan berpengaruh positif terhadap sektor properti. Kebijakan ini akan membuat struktur fiskal dan perekonomian akan stabil.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan, subsidi BBM bisa dialihkan ke hal-hal yang lebih produktif seperti membangun infrastruktur jalan, sarana kesehatan, dan juga pendidikan.

“Untuk sektor properti, langkah menaikkan harga BBM secara jangka panjang akan bagus karena pasar lebih sehat. Kenaikan harga properti yang sekarang sudah cukup tinggi akan tertahan dalam lima tahun ke depan,” papar Panangian dalam keterangannya, Kamis (28/8/2014).

Panangian memprediksi pasar properti pun akan semakin membaik pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperkuat penetapan pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Hal itu memberikan kejelasan arah politik dan ekonomi di Indonesia.

Kondisi ini diprediksi akan membawa pengaruh positif terhadap pasar properti di Indonesia. Konsumen maupun investor yang selama ini wait and see diprediksi akan kembali melakukan transaksi, termasuk investor asing yang sejak awal tahun ini menahan pembelian karena menunggu kepastian pemerintahan.

“Sidang MK yang memutuskan dan melegitimasi pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan mengalirkan energi positif terhadap perekonomian nasional, termasuk bisnis properti akan kembali bergairah,” jelasnya.

Adanya kepastian akan mendorong pelaku usaha melakukan ekspansi bisnis sehingga tidak hanya permintaan yang meningkat, tetapi juga pasokan dari pengembang.

Selain itu, dia menyebutkan pertumbuhan permintaan properti akan diperkuat dengan indikasi positif lain berupa penurunan tingkat inflasi dari 8,6% pada akhir tahun lalu, diproyeksikan menjadi di bawah 5% pada akhir 2014.

Penurunan inflasi itu akan diikuti penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang secara bertahan akan menekan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPR/KPA).

finance.detik.com