Hapus Kawasan Kumuh Butuh Rp384 Triliun

Big Banner

JAKARTA – Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago menyebut dibutuhkan dana sebesar Rp384 triliun untuk memberantas pemukiman kumuh se Indonesia. Angka tersebut digunakan untuk memberantas pemukiman seluas 38.431 hektare (ha) selama lima tahun.

“Anggaran sebesar itu asalnya beragam. Namanya juga program kerjasama lintas kementerian. Jadi berasal dari APBN, APBD, dan CSR,” kata dia di gedung Kementerian Bappenas di Jakarta, Senin (22/12/2014).

Dirinya menuturkan, anggaran sebanyak tersebut digunakan dalam lima tahun ke depan, agar pemukiman kumuh di Indonesia bisa menjadi 0 persen di 2019.

“Caranya ya membangun tanpa menggusur. Menggusur atau mengganti dengan yang baru, atau merenovasi menghilangkan kekumuhan,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Direktorat Pemukiman dan Perumahan Kementerian Bappenas, Nugroho Tri Utomo, yang akan menjadi fokus dalam pemberantasan wilayah kumuh ini adalah di sebelah barat Indonesia.

“Tentunya di kota-kota besar ya yang banyak wilayah kumuh. Fokusnya ya paling besar di sebelah barat,” pungkasnya.

Berdasarkan data dari MDGs 2014, dari tahun 2011-2013 penanganan wilayah kumuh di Indonesia hanya berkurang 0,23 persen per tahunnya. Diperlukan akselerasi delapan kali lebih cepat agar pemukiman kumuh di Indonesia bisa berkurang sesuai target, yaitu 0 persen.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me