SpringHill Group Rambah Tiga Daerah

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski perlambatan pasar properti diprediksi masih akan terjadi pada 2015 nanti, tak menyurutkan langkah SpringHill Group untuk melakukan ekspansi bisnis. Kelompok usaha pengembang yang berbasis di Jakarta ini, bahkan merambah tiga daerah.

Ketiga daerah yang akan mereka jadikan wilayah garapan ekspansi adalah Kota Palembang, di Sumatera Selatan, Kota Bandarlampung di Lampung, serta Banjar Jimbaran, Kabupaten Badung di Bali.

Chief Operating Officer SpringHill Group, AH Marhendra, mengutarakan ekspansi bisnis kelompok usahanya kepada Kompas.com, Senin (29/12/2014).

“Ketiga daerah tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Terutama untuk properti akomodasi seperti hotel, kondotel, dan juga villa serta resor. Khusus Jimbaran Bali, merupakan hot spot investasi dunia,” tutur Marhendra.

Di Kota Palembang, SpringHill Group akan membuka lahan seluas 20 hektar untuk dikembangkan sebagai perumahan dengan klasifikasi menengah. Rentang harga yang ditawarkan mulai dari Rp 400 juta hingga lebih dari Rp 1 miliar per unit.

Sementara di Bandarlampung, tengah disiapkan lahan seluas 15 hektar. Serupa dengan Palembang, pemanfaatan lahan tersebut untuk perumahan lengkap dengan fasilitas komersial. Ada pun tawaran harga perdana sekitar Rp 400 juta hingga Rp 800 juta per unit.

Selain hunian, di kota ini SpringHill Group juga tengah merancang pembangunan apartemen dan kondotel dengan jaringan operator yang telah ditunjung, Golden Tulip. Apartemen dan kondotel SpringHill ini masuk kategori kelas bintang empat.

Proyek lainnya berlokasi di Banjar Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Terkait predikat Jimbaran sebagai area ‘panas’ untuk investasi properti dunia, SpringHill Group bahkan akan membangun dua properti sekaligus, yakni SpringHill Condotel Jimbaran, dan SpringHill Villas and Resort Jimbaran.

“Kami menyiapkan dana Rp 500 miliar untuk memulai konstruksi proyek-proyek tersebut di atas pada tahun 2015. Termasuk lima proyek baru lainnya di koridor Simatupang, dan Kemayoran, Jakarta,” tandas Marhendra.

Saat ini, SpringHill Group memiliki cadangan lahan seluas lebih kurang 20 hektar yang tersebar di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.