Kawasan Kumuh dan Kost Murah Dapat Alokasi Rp6,7 Triliun pada 2015

Big Banner

Untuk kost-kost Murah itu, KemenPU-Pera bakal menyerahkan seluruhnya kepada kampus untuk didistribusikan

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengalokasikan dana Rp 6,7 triliun untuk penanganan kawasan kumuh di 2015. Anggaran ini juga akan dipakai untuk pembangunan rumah susun (rusun) sewa murah. Demikian diungkapkan Direktur Pengembangan Permukiman Direktorat Cipta Karya Hadi Sucahyono? dalam temu media di Kebun Raya Bogor, Bogor, Senin, 29/12.

 

“Rp 6,7 triliun untuk 2015 untuk menanggulangi kawasan dengan akumulasi luas kawasan mencapai 4.677 hektar di 2015,” ujarnya.

 

Menurut dia, pemerintah akan melakukan pembenahan permukiman kumuh di seluruh Indonesia dan akan mencakup 149 kabupaten/kota se-Indonesia. ?Bentuk-bentuk penanggulangan kawasan kumuh terdiri dari tiga tingkat dari mulai perbaikan ringan, peremajaan kawasan dan pemindahan (relokasi) penduduk ke kawasan baru.

 

Program ini mencakup juga pembangunan kawasan hunian rusun sewa untuk mahasiswa yang akan menggunakan 10% dari total dana penanganan lingkungan kumuh. Jika dikalkulasi maka akan ada Rp 670 miliar untuk rumah susun sewa murah ini. Rumah susun sewa murah atau kos-kosan itu bakal dibangun di dalam area kampus. “Kita kan ingin mahasiswa tidak bayar kos mahal. Maka itu kita bantu. Salah satunya di UGM, ITB, USU dan kampus swasta juga ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah menyadari bahwa selama ini banyak mahasiswa tinggal di lingkungan tidak layak. (Foto: Istimewa)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me