Margahayuland Lanjutkan Pengembangan “19 Avenue”

Big Banner

 Jakarta – Perusahaan pengembang properti, Margahayuland terus melanjutkan pengembangan 19 Avenue di dekat kawasan Jakarta Barat. Proyek ini berkapasitas sekitar 2.000 unit apartemen. Proyek yang menyasar segmen menengah ke bawah ini dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per unit.

“Proyek 19 Avenue Office and Shooping Centre masih mencatat pertumbuhan. Saat ini baru setahun, sehingga penjualannya berkisar 40-50 persen,” papar Chief Executive Officer (CEO) Margahayuland Group, Hari Raharta Sudrajat, saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (6/1).

Dia menambahkan, biasanya dalam setahun penjualan sudah di atas 50%. Tapi, katanya, kali ini agak berbeda. “Penjualan tertahan tertahan karena pemerintah menahan pertumbuhan,” kata dia.

Proyek 19 Avenue Office and Shooping Centre yang dimulai tahun 2014 menempati areal 2,5 hektare. Lokasi proyek ini terletak di perbatasan antara Jakarta dengan Tangerang Selatan, Banten. Nilai proyek ditaksir sekitar Rp 250 miliar.

“Target pembangunan proyek di Daan Mogot ini tahun 2015 bisa selesai empat menara dan secara keseluruhan selesai pada 2016,” ujar dia.

Selain 19 Avenue, proyek lain yang digarap oleh Margahayuland di Jakarta adalah Somerset Kentjana. Proyek yang berdiri di atas lahan 1,3 hektare ini memiliki kapasitas sebanyak 400 unit apartemen. Luas terkecil 65 m2, sedangkan luas terbesar 180 m2.

Hari Raharta pernah mengatakan, pihaknya tidak ingin membangun unit yang terlalu padat sehingga justeru membuat tidak nyaman para penghuni apartemen Somerset. Lokasi Somerset di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan sehingga ikut terdongkrak oleh pertumbuhan properti perkantoran di koridor TB Simatupang. Kawasan tersebut hingga kini diserbu belasan bangunan perkantoran baru yang bakal rampung sepanjang 2014-2017.

Penulis: EDO/FER

Sumber: Investor Daily

beritasatu.com