Call Center Desa Terima Banyak Aduan Pembangunan Infrastruktur

Big Banner

Sejak diluncurkan Call Center Desa 1500040 pada 8 Januari 2015 lalu, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menerima ribuan aduan telepon mengenai pembangunan infrastruktur desa yang tidak merata.  

Dari hasil pencatatan, 60 persen aduan rata-rata menyampaikan keluhannya soal pembangunan infrastruktur, 20 persen soal dugaan korupsi di desa, sisanya soal pendidikan, kesehatan dan sebagainya. 

Menteri Marwan mengatakan sejak awal permasalahan infrastruktur telah menjadi skala prioritas pemerintah karena infrastruktur yang memadai dapat menunjang arus kemajuan perekonomian pedesaan. Selain itu, Menteri Marwan menambah bahwa Call Center Desa menjadi hal yang sangat penting bagi kementerian baru agar aspirasi masyarakat pedesaan bisa tersampaikan kepada pemerintah. Hal ini tidak boleh diabaikan dan setiap aduan tidak boleh ditutup-tutupi. 

“Inilah pentingnya call centre. Sebagai kementerian baru, aspirasi rakyat desa tidak boleh diabaikan. Ada tim seleksi yang memilah aduan dan keluhan yang masuk ke call centre yang harus saya respon. Tapi saya minta, informasi apapun harus saya ketahui. Jangan ada yang ditutupi. Ini menyangkut kehidupan rakyat,” ujar Menteri Marwan, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me