Harga Rumah di Tiongkok Merosot Pertama Kalinya dalam 2 Tahun Terakhir

Big Banner

Jakarta -Survei China Index Academy (CIA) menunjukkan terjadi penurunan harga rumah di kota-kota utama di Tiongkok pada Mei 2014. Penurunan harga ini yang pertama kalinya selama 23 bulan terakhir atau sejak Juni 2012 di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Rata-rata harga sebuah rumah baru di 100 kota Tiongkok pada Mei mengalami penurunann 0,32% dibandingkan April 2014, hingga 10.978 Yuan atau setara US$ 1.758 per meter persegi.

Penurunan harga terbesar di Kota Shantou di Provinsi Guangdong, harganya turun hingga 3,64%.

“Bertambahnya pasokan dan penurunan transaksi menjadi tekanan berat bagi penjualan para pengembang properti,” jelas survei CIA dikutip dari AFP, Minggu (1/6/2014)

Tercatat dari 100 kota, ada 31 kota yang mengalami penurunan secara tahunan yang cukup tajam yaitu di Wenzhou di timur Provinsi Zhejiang, yang mencapai 8,3%.

Survei ini menunjukan bahwa pasar properti di Tiongkok mulai melemah, dengan beberapa faktor antaralain pengetatan pinjaman kredit bank untuk perumahan, ekspektasi penurunan harga, dan kesulitan keuangan para pengembang.

Seperti diketahui, pemerintah Tiongkok memang berupaya mengatasi agar harga properti di negaranya tak terus mengalami kenaikan. Pemerintah Tiongkok juga sempat berjanji menambah pasokan rumah yang terjangkau bagi warganya.

Tiongkok telah melakukan pengendalian pembelian rumah yang kedua dan ketiga untuk mencegah spekulasi. Selain itu, kebijakan uang muka yang lebih tinggi untuk kredit rumah dan kebijakan pajak di beberapa kota.

Dari 10 kota terbesar di Tiongkok, Kota Nanjing mengalami penurunan harga yang tinggi yaitu turun 1,36% pada Mei dibandingkan bulan sebelumnya. Namun hanya ada 2 kota yaitu di Beijing dan Tianjin yang harga rumahnya mengalami kenaikan, dengan kenaikan rata-rata 0,69% dibandingkan April, menjadi 33.472 Yuan per meter persegi atau naik 22,39% dibandingkan tahun lalu. Namun kenaikan ini lebih rendah dari posisi bulan April 2014 secara tahunan yang sempat mencapai 23,94%.

Sementara itu di Shanghai, harganya secara tahunan naik 14,59% pada di posisi Mei 2014. Sedangkan pada April sebelumnya sempat naik 15,34%.

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me