Produk Apartemen COWL Diminati Masyarakat, Laju Sahamnya Tertahan Di Zona Sideways

Big Banner

Sejak diluncurkan November tahun lalu, Apartemen 45 Antasari yang digarap PT Cowell Development Tbk. (COWL) telah menghasilkan Rp1 triliun melalui penjualan unit. Adapun dari total 990 unit apartemen di menara pertama tersebut, lebih dari 80%-nya telah terjual. Pihak COWL mengakui respons masyarakat terhadap proyek tersebut sangat baik. Oleh sebab itu, perseroan mempersiapkan rencana peluncurkan untuk tower selanjutnya. Adapun peluncuran menara kedua akan dilakukan pada bulan depan dan groundbreaking untuk pengembangan tahap pertama ini akan dilakukan pada Agustus mendatang,

Apartemen 45 Antasari berada di jalan Antasari Jakarta Selatan dengan harga mulai Rp1,5 miliar untuk tipe studio.  Ground breaking pembangunan apartemen akan dimulai awal 2015, serta ditargetkan akhir 2017 sudah bisa serah terima kunci Apartemen 45 Antasari dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar, rencananya akan dibangun 2 menara, sebagai tahap awal akan dibangun 1 tower terdiri dari 990 unit setinggi 38 lantai. 45 Antasri memiliki arsitektur modern, simple, praktis, efisien, tetapi penghuni tetap merasa nyaman tinggal didalamnya. Unit yang ditawarkan mulai 30 meter persegi (studio) sampai tipe 65.

Apartemen 45 Antasari memiliki ruang terbuka hijau 80 persen dari total lahan, selain taman juga akan diisi dengan jalur lari, jalur bersepeda, kolam renang, arena bermain anak, pusat kebugaran, dan river walk. COWL optimistis apartemen akan terjual habis dalam waktu dekat mengingat pesatnya pertumbuhan di TB Simatupang, setidaknya akan ada 26 gedung perkantoran baru di kawasan ini.

Hingga kuartal III/2014 COWL telah membukukan marketing sales sekitar Rp840 miliar, atau mencapai 70% dari target sepanjang tahun ini yang di patok Rp1,2 triliun. Perlambatan penjualan masih terasa meski pemilu telah usai. Konsumen dan investor, masih melanjutkan aksi wait and see karena menilai kondisi politik dalam negeri belum jelas serta menunggu kabinet pemerintahan baru.

COWL juga hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp15,02 miliar atau Rp3,08,- per saham pada Kuartal III tahun 2014. Laba bersih Kuartal III tahun 2014 menunjukan penurunan kinerja COWL sebesar 56,93% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal III tahun 2013 sebesar Rp34,88 miliar atau Rp7,16,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh Beban Pokok perseroan mengalami peningkatan dari Rp102,97 miliar menjadi Rp117,71 miliar. Beban Usaha dan Lainnya perseroan mengalami kenaikan dari Rp59,32 miliar menjadi Rp86,26 miliar. Beban Keuangan perseroan mengalami kenaikan dari Rp32,90 miliar menjadi Rp59,80 miliar. Pendapatan Pokok perseroan mengalami peningkatan dari Rp250,11 miliar pada Kuartal III 2013 menjadi Rp304,57 miliar pada Kuartal III 2014.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (25/2/15) saham COWL dibuka pada level 630 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 630 dan bergerak dalam kisaran 630 – 640 dengan volume perdagangan saham COWL mencapai 15,2 juta lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham COWL sejak awal bulan November terlihat terus mengalami penguatan dan sempat bergerak menyentuh level resistance namun saat ini pergerakannya dalam konsolidasi, terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola White Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jual setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak turun yang menunjukan pergerakan COWL dalam pergerakan sideways. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju COWL masih akan dalam tren pelemahan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan COWL. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp615 hingga target resistance di level Rp650.

 

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me