Turunkan Bunga KPR Bersubsidi, BTN Tidak Merugi

Big Banner

Kebijakan penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 7,5 persen menjadi 5 persen dinilai tidak akan membuat BTN merugi karena pemerintah menambahan porsi anggaran yang disalurkan untuk program FLPP tersebut. 

“Itu BTN tidak akan nombok, memang yang FLPP diturunkan 5 persen, tapi porsi pemerintah jadi naik 90 persen. BTN tetap 10 persen,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuldjono, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Menteri Basuki menambahkan bahwa penurunan suku bunga tersebut bermanfaat bagi pembeli rumah. Angsuran akan turun menjadi Rp500 ribu per bulan dari yang sebelumnya Rp700-Rp800 ribu per bulan. 

Selain itu, program tersebut dibantu dengan pemberian uang cash Rp4 juta dan uang muka yang sebelumnya 5 persen diturunkan menjadi 1 persen saja bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan demikian program pembangunan 1 juta rumah dapat diwujudkan.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me