Siapkah Yogyakarta dengan Pertumbuhan Apartemen?

Big Banner

Apartemen di Yogyakarta semakin menjamur. Banyak pengembang yang datang mencoba mengembangkan hunian vertikal di kota pelajar tersebut.

Perubahan orientasi pembangunan ini, memang tak lepas dari tingginya harga lahan seiring dengan ketersediannya yang terbatas. Namun menurut Nur Andi Wijayanto Ketua DPD REI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebenarnya permintaan pasar di Yogyakarta atas hunian vertikal tidak terlalu terasa geliatnya. Pasalnya masyarakat Yogyakarta belum terbiasa dengan konsep apartemen. 

“Konsep hunian apartemen di Yogyakarta saat ini belum banyak diminati oleh masyarakat. Pasalnya memang berdasarkan culture masyarakat di sini, bahwa sebuah rumah itu harus memiliki halaman dan berdiri di atas tanah,”  kata Nur saat dihubungi tim Rumahku.com

Nur mengatakan,  pasar properti Yogyakarta sebenarnya masih didominasi oleh pembeli asal Jakarta, dan luar Pulau Jawa. Mereka membeli unit-unit apartemen dengan motivasi beragam. 

“Namun, paling banyak adalah motif investasi dengan ekspektasi keuntungan. Selebihnya membeli unit properti untuk digunakan sebagai tempat tinggal anaknya selama bersekolah di Yogyakarta,” tambah Nur. 

Kendati masih belum banyak dilirik oleh masyarakat lokal, Nur tetap optimis bahwa keberadaan apartemen di Yogyakarta kedepannya akan terus berkembang, pasalnya harga tanah di Yogyakarta saat ini terus merangkak naik, diikuti dengan keterbatasan ketersediaan lahan. 

“Saat ini yang harus dilakukan adalah sosialisasi tentang apartemen, karena sudah saatnya bagi Yogyakarta untuk lakukan pembangunan hunian vertikal sebagai dampak dari kelangkaan lahan,” jelasnya.  

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me