Rumah Ini Hanya Rp 13.000, tetapi Biaya Lainnya Bikin Kocek Menipis

Big Banner

KOMPAS.com — Di kota Buffalo, New York, pemerintah menjual rumah kosong kepada mereka yang bersedia memperbaiki properti tersebut dan tinggal di dalamnya selama beberapa tahun.

Buffalo’s Urban Homesteading Program, yang telah ada selama hampir empat dekade, mengharuskan pembeli untuk memperbaiki rumah dalam waktu 18 bulan dan tinggal di sana setidaknya tiga tahun. Sebagai imbalannya, pemilik dibebaskan membayar pajak bumi dan bangunan beberapa ratus dollar AS, asuransi, dan biaya lainnya setiap tahun.

Meski program tersebut menggiurkan, tetapi hingga kini, kurang dari 10 pembeli yang tertarik menutup penjualan rumah seharga satu dollar AS atau setara Rp 13.000 tersebut.

Salah satu alasannya, membeli rumah tersebut sama artinya dengan mendulang masalah baru. Pasalnya, sebagian besar rumah mengalami kebocoran, pembobolan, dan pengabaian setelah ditinggalkan selama bertahun-tahun.

Sekitar 60 rumah sudah dihancurkan pada tahun lalu, dan 90 lainnya masuk daftar pembongkaran selanjutnya. Akibatnya, hanya ada segelintir rumah yang tersedia untuk dijual di kawasan tersebut.

“Rumah-rumah ini terus-menerus kehilangan nilainya dan harganya pun jatuh,” kata David Torke, seorang blogger dan fotografer yang sempat membantu beberapa pembeli.

Mike Puma, yang bekerja untuk sebuah perusahaan dengan konsentrasi mempertahankan bangunan tua, membeli sebuah rumah seharga satu dollar AS tahun lalu. Seperti banyak rumah di Buffalo, rumah ini telah kehilangan pipa dan tungku serta membutuhkan dinding interior baru.

“Ini sangat menyita waktu dan tenaga,” kata Puma.

Mengganti semua komponen penting dalam rumah, mulai dari listrik, pipa, hingga atap, membuat Puma mengeluarkan biaya yang besar. Untuk renovasi, sejauh ini Puma telah mengeluarkan 40.000 dollar AS atau Rp 519,3 juta dan dia memperkirakan jumlah itu bisa membengkak sampai 55.000 dollar AS atau Rp 714 juta sebelum renovasi selesai.

Untuk membersihkan sampah dan puing-puing saja, Puma telah menghabiskan sekitar 2.000 dollar AS atau Rp 25,9 juta.

Puma mengeluarkan 30.000 dollar AS atau Rp 389,4 juta dari tabungan pribadinya, dan 10.000 dollar AS atau Rp 129,8 juta dari pinjaman bank lokal.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me