Mall @ Alam Sutera, Asyik Nongkrong Di Ruang Terbuka

Big Banner

Desain interior mal simpel-modern-lapang supaya pengunjung leluasa dan nyaman menyusurinya.

Housing-Estate.com, Jakarta – Siang itu meskipun koridor dalam mal tampak lengang, para pengunjung tetap menikmati suasananya. Ada yang menuju outlet- outlet fashion atau bergegas mampir ke lower floor yang sedang menggelar Sale, ada yang mencari tempat ngobrol sembari makan di Alfresco (tempat makan di area terbuka), ada pula yang sekedar window shopping bersama kolega.

Mall Alam Sutera

Maklum Mall @Alam Sutera adalah destinasi belanja dan hiburan baru di kawasan hunian terpadu Alam Sutera (1.000 ha), Serpong, Tangerang Selatan-Banten, yang dikembangkan PT Alam Sutera Realty Tbk. Sudah menjadi tren belakangan ini di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), entah karena kemacetan lalu lintas atau penduduknya yang sudah ramai, setiap kawasan punya pusat belanja dan mal sendiri.

Mall @Alam Sutera dikembangkan super besar, mencapai total 150.000 m2 atau setara 15 ha! Bangunannya memanjang megah seperti benteng di Jalan Jalur Sutera Barat, Alam Sutera, tidak jauh dari gerbang tol Kunciran, akses tol langsung dari jalan tol Jakarta – Tangerang ke kawasan Alam Sutera dan seterusnya.

Kupu-kupu

Dibuka 24 Desember 2012, mal di atas lahan 7,8 ha ini dikembangkan untuk melengkapi fasilitas yang ada di kawasan pusat bisnis (up town) Alam Sutera. Sebelumnya di kawasan terpadu (mixed-use development) seluas hampir 50 ha itu telah berdiri Mal Living World dan sentra kuliner Flavor Bliss (selain apartemen, menara perkantoran, hotel, pasar modern, area komersial, dan lain-lain). “Ini (mal) untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup penghuni Alam Sutera dan warga Serpong pada umumnya,” kata Puzi Rahmat, Marketing Manager Mall @Alam Sutera. Sebagian besar pengunjungnya memang dari Alam Sutera dan kawasan sekitarnya. Pada akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 20 ribu.

Mall Alam Sutera

Patung kupu-kupu

Mall Alam Sutera

Nareswari, salah satu pemanis interior mal

 

Mal dirancang simpel, modern, dengan banyak area-area terbuka (open space), disesuaikan dengan bangunan mal yang luas. Lansekap hijau yang menghabiskan sepertiga total lahan mal berisi rerumputan, tanaman dan pohon besar, sudah mulai menyapa pengunjung saat memasuki area mal. Kenyamanan makin terasa dengan jalan selebar 20 meter yang bersih untuk hilir mudik kendaraan

Wajah mal yang asri juga ditunjukkan melalui tatanan lansekap apik di seberang lobi utama. Lansekap itu membentuk sebuah taman indah di kanan-kiri tangga masuk berisi tanaman, air mancur, dan batu-batu kali besar artificial (buatan). Area tangga masuk dipayungi kanopi bulat-bulat yang mengingatkan kita pada pohon-pohon bercabang.

Menurut Puzi, bentuk kanopi itu dipilih agar selaras dengan konsep kawasan Alam Sutera yang menggunakan simbol kupu-kupu. Adopsi bentuk kupu-kupu juga diterapkan pada atap bangunan mal. Dari kejauhan jika diamati lebih seksama, terlihat sebagian atap menyerupai sayap kupu-kupu. Seluruh arsitektur bangunan digarap konsultan arsitek Raymond Woo & Associates Architecs (Singapura), sedangkan interior oleh Bobos Design (Jakarta).

Alfresco

Interior mal yang sangat lapang dirancang simpel demi kenyamanan pengunjung. Tidak seperti mal lain yang koridor dalamnya cenderung berkelok-kelok, koridor Mall @ Alam Sutera di tiap lantai memanjang dan lebar sehingga memudahkan konsumen mencari outlet produk favoritnya. Simbol kupu-kupu juga menghiasi interior mal. Di tiap sudut pintu masuk terpajang patung kupu-kupu dari perunggu. Sebagian kap lampu yang menggantung di atas plafon juga berbentuk kupu-kupu.

Mall Alam Sutera

Alur koridor mal dirancang simpel dan tidak berkelok

Mall Alam Sutera

Zona alfresco

Mal terbagi atas lima lantai: dua lantai untuk parkir, sisanya untuk area komersial mencakup 340 outlet ditambah anchor tenant (penyewa utama) sebuah department store ternama. Sebuah atrium besar untuk acara hiburan ditempatkan di ground floor. Layaknya mal yang diniatkan berkelas, di lantai ini ada lounge Nareswari khusus untuk pengunjung perempuan dengan nilai belanja tertentu. Interior lounge ditata apik dengan meja kursi bergaya vintage. Toiletnya juga didesain elegan dan cukup mewah.

Alfresco menjadi area favorit karena menawarkan tempat nongkrong yang asyik menjelang sore. Di sini berderet restoran dan coffee shop dengan posisi menghadap ke arah kawasan Alam Sutera. Untuk kenyamanan dan keleluasaan pengunjung, peletakan setiap tenant diberi jarak 150 meter. Pengunjung yang memilih bersantai di area ini dapat melihat kawasan Alam Sutera sekaligus progress pembangunan kawasan yang masih berlangsung, salah satunya gedung kampus sebuah universitas ternama.

housing-estate.com