April, Pembangunan Sejuta Rumah Dimulai Serentak

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Setelah beberapa kali diundur pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan segera dimulai. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, memastikan peletakan batu pertama (groundbreaking) akan dilakukan pada bulan April 2015 secara serentak di berbagai kota di Indonesia.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera)

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera)

Berdasarkan data Pusat Komunikasi (Puspom) Pelaporan Kemenpupera yang diperoleh housing-estate.com, Selasa (3/3), untuk sementara pengembang yang tergabung di Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) memiliki lokasi terbanyak yang terbagi dalam dua pengurusan yaitu Apersi yang diketuai Eddy Ganefo dan Apersi yang diketuai Anton R. Santoso.

Apersi Eddy Ganefo akan membangun rumah tapak di 19 provinsi yang meliputi 99 kota untuk 75.971 kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) umum. Sementara Apersi Anton R. Santoso di 16 provinsi yang meliputi 68 kota sebanyak 64.154 unit plus 3.378 unit non MBR untuk pekerja dan umum.

Asosiasi Real Estat Indonesia (REI) akan membangun di 21 provinsi yang mencakup 40 kota sebanyak 50.370 unit untuk perumahan umum. Perumnas di 13 provinsi (28 kota) sebanyak 4.102 unit untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan umum. Asperi di 6 provinsi (6 kota) sebanyak 2.000 unit untuk PNS, karyawan, dan umum.

Kemudian pemerintah daerah (pemda) yang sudah siap membangun ada di 13 provinsi yang meliputi 15 kota sebanyak 12 ribu unit selain satu lokasi untuk rumah susun (rusun) sebanyak 400 unit. Yang dibangun oleh pemda peruntukannya khusus untuk PNS. Sementara BPJS Ketenagakerjaan akan membangun di dua provinsi tiga kota sebanyak 2.000 unit rumah tapak dan 500 unit rusun khusus untuk pekerja peserta BPJS.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me