Holcim Berikan Penghargaan Kepada Proyek Berkelanjutan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Produsen semen Holcim Indonesia kembali memberikan penghargaan Holcim Awards 2015 untuk proyek-proyek yang mengusung konstruksi berkelanjutan (sustainable). Holcim memberikan penghargaan untuk proyek yang dibangun dengan mengusung kearifan lokal dan juga pemberdayaan masyarakat sehingga mendorong taraf hidup yang lebih baik dengan tetap memelihara lingkungan.

Holcim Awards 2015

Holcim Awards 2015

Ada 420 proyek yang terdaftar dalam kompetisi berskala nasional yang pemenangnya nanti akan diikutkan dalam kompetisi berskala regional. “Sebagai penyelenggara kami merasa bangga melihat antusiasme dan respon positif para peserta. Kompetisi ini merupakan bentuk penghargaan kami terhadap karya konstruksi anak bangsa yang dikembangkan dengan baik,” ujar Juhans Suryantan, Vice President Sales Holcim Indonesia yang juga Ketua Panitia Kompetisi Nasional Holcim Awards 2015, dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, di Jakarta, Selasa (3/3).

Penghargaan Holcim Awards 2015 sudah diberikan untuk enam pemenang di Jakarta pada pekan lalu. Ada dua kategori pemenang yang diberikan, yaitu Kategori Utama dan Next Generation. Kategori Utama diperuntukan bagi para insinyur, arsitek, kontraktor, maupun pemilik proyek yang mengaplikasikan konsep konstruksi berkelanjuatan pada proyek-proyek yang dibangunnya.

  1. Sementara Next Generation merupakan kompetisi bagi para mahasiswa dan profesional muda berusia 18-30 tahun yang membuat ide desain berkonsep konstruksi berkelanjutan. Para pemenang berhak atas hadiah berupa perjalanan mengunjungi proyek-proyek konstruksi berkelanjutan di Eropa dan Singapura selain hadiah beasiswa.

Berikut para pemenang Holcim Awards 2015

Kategori Utama

  1. Pusat Pendidikan Lingkungan (Environmental Education Center) di Gunung Kidul, Yogyakarta oleh Yu Sing Liem dan tim dari Akanoma.
  2. Reservasi Orangutan (Orangutan Haven) oleh Ian Singleton dan tim dari PanEco Foundation.
  3. Beranda Jakarta di Museum Nasional Indonesia oleh Ary Indrajanto dan tim dari Aboday.

 

Next Generations

  1. Pasar Senen Yogya – Pasar Terintegrasi (Integrated Public Market) oleh Pungky Dwi Arfanto, mahasiswa Disain Perkotaan (Urban Design) dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
  2. Lingkungan Layak Huni (Livable Autonomous Circle) oleh Ray Prasetya Thamrin dan tim, mahasiswa Arsitektur dari Universitas Indonesia.
  3. Pondok Pesantren Panti Asuhan “Hidayatur Rahman” oleh Muhammad Rochim, mahasiswa arsitektur dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

housing-estate.com