Tahap Pertama Citra Land Bagya City Serap Rp 1,2 T

Big Banner

Jakarta – Pembangunan proyek properti terintegrasi Citra Land Bagya City, Medan, Sumatera Utara ditaksir menyerap investasi Rp 1,2 triliun. Proyek seluas 211 hektare (ha) ini dikerjakan dalam empat tahap, pada tahap awal menghabiskan lahan seluas 63,4 ha.

Citra Land Bagya City merupakan bagian dari puluhan proyek properti yang sedang digarap oleh Ciputra Group. Memasuki tahun 2015, total proyek yang digarap mencapai 89 dari Medan hingga Papua.

Menurut Wibowo Raharjo, general manager CitraLand Bagya City, untuk proyek Citra Land Bagya City, saat ini pihaknya menggenjot penjualan hunian tapak. Saat ini, kata dia, pihakya memasarkan hunian dengan tipe rumah yang lebih besar dengan lebar kavling 15, 12, dan 10 meter di Cluster San Marco.

“Cluster itu merupakan cluster premium di Blok H6 dengan total unit yang sangat terbatas,” kata dia dalam publikasinya di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, lanjutnya, CitraLand Bagya City juga sedang memasarkan rumah toko (ruko) terbarunya Madison Avenue dengan lebar 5 dan 6 meter yang kini tersisa 8 unit. Kavling siap bangun bernuansa resort di tepi danau juga menjadi pilihan yang tepat bagi konsumen yang menginginkan lingkungan yang prestisius, eksklusif dengan keamanan sistem cluster 24 jam. Saat ini CitraLand Bagya City juga melengkapi kawasannya dengan club house yang dilengkapi kolam renang, fitness centre, dan restoran yang kini pembangunannya hampir 50 persen.

Dia mengatakan, dengan beroperasinya Bandara Kualanamu dan pembangunan tol menuju Kualanamu, CitraLand Bagya City menjadi sangat stategis dan menjanjikan. Kawasan ini bisa menjadi tempat tinggal sekaligus tempat usaha. “Terlebih lagi bagi nilai investasi yang terus meningkat 40-60 persen,” ujarnya.

Lebarkan Fly Over

Sementara itu, lanjut Wibowo, salah satu bentuk dukungan membangun kota dan membangun kehidupan dimana proyek Ciputra Group berada, CitraLand Bagya City awal tahun ini melakukan pelebaran fly over di Deli Serdang.

“Kami melihat kabupaten Deli Serdang semakin ramai dan padat, sehingga fasilitas jalan yang semakin memadai juga diperlukan, maka kami yakin dengan diperlebarnya jembatan yang sudah ada, masyarakat akan semakin nyaman dalam beraktivitas, sekaligus mendukung pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur kota,” jelas dia.

Fly over yang selama ini sudah ada lebarnya 9 meter, kelak setelah dilebarkan menjadi 20 meter layaknya jalan protokol di kota besar. Hal ini, katanya, otomatis akan menjadi akses yang lebih nyaman dari dan menuju kawasan CitraLand Bagya City. Fly over berada dilokasi yang strategis yaitu Jalan Pasar V Timur atau Jalan Kolam Medan Estate, Jembatan Fly over ini berada di atas tol Belmera Bandar Selamat KM 20+718 dengan panjang struktur jembatan 407,880 meter. Sedangkan bagian yang tepat berada diatas tol Balmera Bandar Selamat sepanjang 34,8 meter. “Nilai investasi pelebaran jalan ini berkisar Rp 20-25 miliar,” jelas dia.

Wibowo menambahkan, pembangunan struktur Fly Over ini sudah dimulai awal Februari 2015, tiang pancang sudah berbaris di sisi-sisi jembatan yang lama. Namun, tambahnya, seremonial ground breaking dilakukan pada Minggu (8/3), sekaligus sebagai Customer Gathering pembeli CitraLand Bagya City.

“Dalam acara tersebut, konsumen dapat melihat langsung progress pembangunan dari unit yang telah dibeli, baik rumah, ruko maupun kavling,” ujarnya.

Investor Daily

Penulis: Edo Rusyanto/FER

Sumber:Investor Daily

beritasatu.com