Tebar Obligasi Berkelanjutan, Laju Saham APLN Dalam Koreksi Tajam Ke Level Support

Big Banner

 PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap IV senilai Rp99 miliar dari total penawaran sebesar Rp2,5 triliun. Adapun dalam prospektus disebutkan obligasi akan diterbitkan dengan tenor maksimum 5 tahun dengan bunga tetap sebesar 11,25% per tahun. Sementara untuk pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama pada 25 Juni 2015. Surat utang ini akan jatuh tempo pada 25 Maret 2020.

Rencananya dana hasil emisi obligasi tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang properti di Jakarta, Karawang, Bandung, Bali dan Balikpapan baik melalui perseroan maupun entitas anak. Obligasi tersebut telah memperoleh peringkat dari PT Pemeringkat efek Indonesia (Pefindo) idA untuk periode 4 November 2014-1 April 2015. Sementara yang bertindak selaku penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahana Securities dengan wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Tanggal efektif dan pencatatan obligasi masing-masing pada 19 Juni 2013 dan 26 Maret 2015.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (9/3/15) saham APLN  dibuka pada level 443 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 445 dan bergerak dalam kisaran 422 – 443 dengan volume perdagangan saham APLN mencapai 30 juta lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham APLN sejak awal bulan Februari terlihat terus mengalami pelemahan tajam menuju level support kuatnya namun saat ini pergerakannya dalam potensi tekanan lanjutan, terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Hammer menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jual setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak turun  yang menunjukan pergerakan APLN dalam potensi tertekan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju APLN masih akan dalam pelemahan lanjutan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan APLN. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp420 hingga target resistance di level Rp480.

 

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

vibiznews.com