Mengintip Harga Tanah Pusat Pertumbuhan Baru di Barat Jakarta

Big Banner

Jakarta -Kawasan Kembangan Jakarta Barat, khususnya wilayah Puri Indah menjadi kawasan yang tumbuh pesat belakangan ini. Kawasan ini disebut sebagai Sentra Primer Baru Barat (SPBB) sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta 2010-2030.

Apalagi kawasan ini juga jadi titik simpul pertemuan berbagai jalan tol di barat Jakarta seperti Tol Jakarta-Tangerang, Tol Kebon Jeruk-Penjaringan (W1) hingga Bandara, dan Tol Kebon Jeruk-Ulujami (W2). Tak heran harga tanah (NJOP dan Pasar) di wilayah ini dan sekitarnya ikut terkerek naik pesat.

Berdasarkan data Dinas Perpajakan DKI Jakarta, kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di wilayah ini naik cukup tajam berikut ini beberapa contoh daftar NJOP-nya:

Puri Indah Kembagan Selatan kini jadi Rp 16,155 juta/meter, naik dari sebelumnya Rp 6,195 juta/meterRukan Puri Mansion kini Rp 20,75 juta/meter, naik dari sebelumnya Rp 5,625 juta/meterPerumahan Puri Mansion kini Rp 9,6 juta/meter naik dari sebelumnya Rp 5,625 juta/meterPerumahan Permata Regency Joglo, kini Rp 8,145 juta/meter, sebelumnya Rp 4,6 juta/meterPerumahan Taman Alfa Indah kini Rp 6,195 juta/meter, sebelumnya Rp 3,100 juta.meterPerumahan Puri Botanical kini Rp 8,87 juta/meter, sebelumnya Rp 5 juta/meterKembang Kerep kini Rp 10,45 juta, sebelumnya Rp 3,745 juta/meter
Sebelumnya Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) Subakti Syukur mengungkapkan proyek tol W2 sepanjang 7,67 km oleh PT MLJ mendorong pembangunan beberapa proyek properti di kawasan tersebut.

“Banyak apartemen baru, yang groundbreaking banyak. Harga tanah di Ciledug, Joglo itu naik dua kali lipat,” kata Subakti beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan beberapa bangunan apartemen sudah mulai dibangun menyusul dikerjakannya penyelesaian tol Kebon Jeruk-Ulujami.

“Yang awalnya Rp 3 jutaan per meter persegi, jadi sekitar lebih dari Rp 5 juta per meter persegi,” tambahnya.

finance.detik.com