Smart Building Minimalkan Risiko Kebakaran Gedung Tinggi

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Peristiwa kebakaran gedung bertingkat yang masih kerap terjadi menjadi sinyal perlunya penggunaan peralatan pendukung keselamatan khususnya teknologi pemadam api di gedung bertingkat banyak. Pengelola gedung tidak boleh lagi berkompromi karena alasan biaya dan efisiensi lalu abai terhadap keselamatan bersama.

Ilustrasi

Ilustrasi

Saat ini cukup banyak produk perangkat teknologi pencegah bencana yang beredar di pasar. Siemens Indonesia, misalnya, meluncurkan produk baru untuk building system management bernama Desigo CC. Perangkat ini untuk mengintegrasikan seluruh sistem yang ada di dalam gedung mulai dari pemanas, ventilasi, pencahayaan, pendingin udara, hingga sistem keselamatan kebakaran. Perangkat ini semacam smart building yang akan memudahkan control terhadap kondisi gedung.

“Teknologi ini memiliki platform terbuka sehingga lebih mudah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pengelola gedung. Desigo CC cocok digunakan untuk gedung stand alone maupun komplek gedung yang tersebar di beberapa lokasi,” ujar Edward P. Nainggolan, Country Manager Building Technology CPS Siemens Indonesia, di acara launching Desigo CC di Jakarta, awal pekan ini.

Bila seluruh sistem sudah diintegrasikan dengan perangkat ini, potensi kebakaran bisa langsung terdeteksi secara visual maupun dalam kontrol komputer sehingga bisa langsung ditangani sebelum merambat. Desigo CC juga bisa diaplikasikan untuk gedung lama yang sudah beroperasi maupun gedung baru yang masih dalam tahap konstruksi.

“Harganya sangat beragam tergantung ukuran gedung dan perangkat yang ingin digunakan seperti apa saja karena sifatnya sangat customize. Kisarannya di 10.000 dollar AS untuk instalasi keseluruhan gedung,” imbuh Edward.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me