Produksi Keramik 2015 Lebih Setengah Juta Meter Persegi

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pertumbuhan sektor properti yang luar biasa mendorong juga salah satu industri turunannya, yaitu produk keramik. Menurut Erlin Tanoyo, Sekretaris Jenderal Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), tahun 2014 lalu kapasitas produksi keramik secara nasional mencapai 490 juta m2.

keramik-industri

Ilustrasi

“Untuk tahun 2015 ini kita mengejar target produksi nasional 550 juta m2. Sejak tahun 2011 hingga awal tahun 2015 ini, peningkatan industri keramik cukup pesat, mencapai 70 persen,” ujar Erlin kepada housing-estate.com di acara jumpa pers Keramika 2015, di Jakarta, Kamis (12/3).

Dari sekian banyak lekau industri keramik di Indonesia hanya tiga pemain yang menguasai pangsa pasar paling besar, yaitu Platinum, Arwana, dan Mulia. Erlin mengatakan, industry keramik merupakan sektor padat karya.  Pemain industri ini mayoritas masih dipegang oleh perusahaan lokal.  Produsen dari luar Indonesia  terus berupaya masuk karena pasar keramik di Indonesia sangat besar. Erlin menjelaskan, tahun ini sekurangnya tiga pabrikan keramik asing akan masuk.

“Paling tidak industri yang baru ini akan mengoperasikan 10 mesin kiln untuk pembakaran keramik. Itu kalau beroperasi seluruhnya, artinya akan ada penambahan sebanyak 10 ribu m2 per hari, jadi kalau dikalikan setahun  jumlahnya jutaan meter persegi,” imbuhnya.

Untuk itu, Erlin berharap, pemerintah bisa mengoreksi harga gas yang cenderung lebih tinggi dibandingkan negara ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Hal ini diperlukan untuk bersaing menhadapi pasar bebas ASEAN atau masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Ajang Keramika 2015 sendiri akan diselenggarakan di Jakarta pada 19-22 Maret 2015.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me