Modena Kembali Wujudkan Bantuan Rumah Layak Huni

Big Banner

Semarang – Sebagai perusahaan penyedia peralatan rumah tangga dengan lini produk cooking, cooling, dan cleaning berdesain elegan khas Eropa dengan performa perangkat nan mumpuni, Modena kembali mewujudkan bantuan berupa pembangunan rumah bagi warga di wilayah Sukorejo, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam upaya turut meningkatkan kualitas hidup keluarga tidak mampu melalui penyediaan rumah layak huni. Komitmen ini dilaksanakan oleh Modena setiap tahunnya yang tertuang dalam program aksi sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami sangat memahami bahwa sebuah hunian layak dan nyaman mampu memberikan pengaruh positif bagi penghuninya. Terpenuhinya kebutuhan dasar akan mendorong individu meraih kebutuhan lanjutan guna peningkatkan kualitas hidup. Hal ini menjadi landasan program CSR Modena yang dilakukan secara berkesinambungan, ujar Marketing Group Head Modena Indonesia, Sonny Wibowo dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (14/3).

Memasuki tahun kelima, lanjut Sonny, Modena melaksanakan inisiatif pembangunan rumah layak huni bekerjasama dengan lembaga nirlaba internasional, Habitat for Humanity Indonesia. Tahun ini, kata dia, sebanyak lima rumah di Sukorejo dirampungkan. Jumlah ini menggenapi total 55 pembangunan maupun renovasi rumah layak huni serta fasilitas umum yang diserahkan kepada warga penerima manfaat yang tersebar di berbagai kota di Jawa dan Sumatera sejak 2011 hingga 2015.

“Adalah kesamaan visi untuk mewujudkan hunian layak tinggal yang mendorong kami bekerjasama dengan Habitat for Humanity yang sudah berpengalaman menyediakan lebih puluhan ribu keluarga untuk memiliki rumah layak huni di Indonesia. Program pengadaan rumah tinggal ini diharapkan mampu memberikan andil dalam penyediaan solusi hunian memadai, khususnya para keluarga penerima bantuan, sehingga mencapai taraf hidup yang lebih baik,” kata dia.

Pembangunan rumah layak huni di Sukorejo yang telah dimulai sejak medio Januari 2015 lalu, dan hari ini telah memasuki fase pengerjaan akhir pembangunan (finishing) dengan melibatkan seluruh karyawan Modena cabang Semarang sebagai bagian dari program volunteering yang digagas oleh Habitat for Humanity.

Lima kepala keluarga penerima manfaat dari program CSR pembangunan rumah layak huni di Semarang ini adalah Lasono (36), Suwarto (55), Mardinoe (66), Suyatno (48) dan Rohman Kartolo (63). Kelimanya merupakan masyarakat berpenghasilan rendah seperti Rohman Kartolo yang menjadi pemulung dengan upah sekitarRp 30,000 per hari. Bapak satu anak ini, sangat bersyukur atas bantuan Modena dengan menghadirkan rumah baru bagi keluarganya.

“Senang sekali rumah saya sekarang nyaman untuk ditinggali. Saya dan keluarga bisa tidur nyenyak dan tidak kedinginan lagi,” ucap bapak yang memiliki pasangan bernama Kasiyati yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga tersebut.

Selain di Semarang, program CSR Modena serupa juga telah diselenggarakan di Sentul, Bogor (2011), Yogyakarta dan Surabaya (2012), Bandung dan Medan (2013), dan kembali di Sentul, Bogor (2014). Total jumlah karyawan Modena yang berpartisipasi sebagai volunteer selama lima tahun tidak kurang dari 265 orang.

Tidak hanya pembangunan rumah layak huni, pada kesempatan yang sama juga disajikan penyuluhan bagi ibu-ibu warga sekitar lokasi kegiatan dengan tema pembekalan berbeda seperti kesehatan dan kebersihan, maupun pengolaan sampah menjadi uang. Para ibu tentunya disuguhkan dengan demo masak sehat yang dibawakan oleh Modena Chef.

“Penyelenggaraan program pembangunan rumah layak huni akan secara konsisten kami lakukan dengan harapan manfaat dari bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas lagi,” tambah Sonny.

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

Sumber:PR

beritasatu.com