Jaya Ancol Siapkan Rp800 Miliar Untuk Kembangkan Properti

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Roysan Arvan, GM Properti PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA), pengembang sekaligus pengelola Taman Impian Jaya Ancol, menyebut PJA telah terbangun dari tidur panjang. Anak usaha Jaya Group ini mulai berkonsentrasi mengembangkan proyek properti di Ancol, Jakarta Utara. Selama ini PJA  lebih sohor sebagai pengembang kawasan rekreasi di pantai utara Jakarta itu ketimbang pengembang proyek properti.

Coasta Villa

Coasta Villa

“Selama ini kita terlalu fokus pada pengembangan kawasan rekreasi, padahal proyek properti kami juga cukup banyak, ini ke depannya akan kita ubah dan mulai difokuskan untuk pengembangan proyek-proyek properti,” ujarnya kepada housing-estate.com di acara pra launching Jaya Ancol Seafront, di Jakarta, Selasa (17/3).

PJA, lanjut Roysan, menargetkan pendapatan Rp1,16 triliun dari proyek Jaya Ancol Seafront dan Coasta Villa yang dikembangkan lebih dulu di Pantai Karnival. Pendapatan dari Jaya Ancol Seafront pada tahap pertama ditarget  sebesar Rp60 miliar.

Menurut Roysan, mengembangkan properti di kawasan Ancol punya kelebihan tersendiri yang tidak dimiliki oleh pengembang lain. Selain lokasinya strategis di tengah pusat bisnis Jakarta dengan kawasan Mangga Dua-nya, kelebihan lainnya adalah terintegrasi dengan pusat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol. Kawasan ini menawarkan panorama laut dan area hijau terluas di Jakarta.

Untuk mengembangkan Jaya Ancol Seafront, PJA mengeluarkan investasi  investasi sekitar Rp700 miliar. Kapitalisasi proyek ini diperkirakan  sebesar Rp2,5 triliun dari penjualan 1.000 unit apartemen dan 26 podium penthouse. Untuk Coasta Villa target marketing sales-nya sebesar Rp1,4 triliun.

“Jaya Ancol Seafront ini baru tahap pra launching, peluncuran resminya nanti bulan Mei dan mulai dibangun akhir tahun ini hingga tahun 2019. Kami juga sudah menganggarkan Rp800 miliar untuk ekspansi proyek di tahun ini,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me