Harga Rata-Rata Apartemen Diperkirakan Stabil

Big Banner

TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga jual rata-rata apartemen pada kuartal ketiga 2003 ini tidak mengalami perubahan.

Kondisi ini diperkirakan akan terus stabil tiga tahun mendatang karena banyaknya pasokan apartemen pre sales yang tidak diimbangi dengan permintaan konsumen. Pre sales adalah cara penjualan, ketika bangunan baru akan dibangun ketika peminat sudah jelas. Hal ini terungkap dalam acara bertajuk Property Market Review yang disampaikan oleh Lini Djafar, direktur riset PT Procon Indah, Jakarta, Selasa (21/10) siang.

Menurut Lini, harga transaksi rata-rata untuk keseluruhan pasar mencapai Rp 11,4 juta atau US$ 1355 per meter persegi. Harga ini tidak mengalami perubahan dalam rupiah tetapi menurun sekitar 1,2 persen dalam US$. “Ini lebih karena melemahnya nilai mata uang rupiah terhadap US$,” kata Lini.

Harga jual rata-rata apartemen di daerah Segitiga Emas Jakarta berkisar Rp 13,7 juta atau US$ 1.634 per meter persegi. Untuk di daerah primer harganya berkisar Rp 9 juta atau US$ 1.075 per meter persegi. Harga ini diperkirakan akan stabil karena tingkat persaingan yang semakin ketat dan harga merupakan salah satu faktor yang akan dipertimbangkan oleh pembeli. “Sampai tahun depan akan ada 14.833 unit apartemen baru, sedangkan tingkat penyerapan pasar tidak begitu baik,” jelas Lini.

Hingga akhir 2003 sampai tahun depan diperkirakan akan makin banyak proyek apartemen baik yang baru maupun proyek-proyek lama yang sempat terhenti karena krisis dan akan masuk pasar dalam bentuk pre-sales. Pre-sales merupakan bentuk penjualan dimana bangunan baru akan dibangun setelah ada peminat. Konsumen akan ditawari dalam bentuk gambar rancangan bangunan yang akan terealisasi dalam jangka waktu dua tahun setelah masa konstruksi. Dalam jangka pendek, permintaan akan apartemen dalam bentuk pre-sales akan tetap kuat terutama pada tempat-tempat di lokasi strategis. Banyaknya apartemen pre-sales baru yang ditawarkan dengan lokasi yang lebih menarik dibandingkan apartemen lama yang sudah dibangun membuat pembeli bisa lebih selektif dalam memilih apartemen.

Apartemen yang baru akan dibangun ini dikonsentrasikan lebih ke sasaran tingkat menengah. Akan ada pembangunan 8222 unit apartemen baru dengan harga jual berkisar Rp 4-7 juta per meter persegi. Untuk mereka yang menengah kebawah disediakan apartemen dengan harga dibawah Rp 4 juta per meter persegi. Untuk kalangan atas, akan ada pembangunan baru sekitar 1.783 unit dengan harga jual di atas Rp 10 juta per meter persegi. Sedangkan untuk kalangan menengah ke atas ditawarkan apartemen Rp 7-10 juta per meter persegi. Aktivitas penjualan pada proyek yang telah ada di pasar primer agak menurun dibandingkan dengan kuartal kedua 2003 dengan catatan senilai 285 unit. Apartemen Pantai Mutiara Menara 4 mencatat memperoleh tingkat penyerapan paling tinggi dengan 92 unit terjual dan disusul apartemen Taman Rasuna dengan 78 unit.

Sementara itu transaksi apartemen pre-sales tetap aktif selama kuartal ini. Sudirman Mansion yang diluncurkan kuartal kedua 2003 telah habis. Sampai akhir kuartal ketiga 2003 ini, beberapa proyek di bawah Podomoro Group juga telah mencapai tingkat penjualan 99 persen. Seperti Gading Mediterania, Mediterania Garden Residence dan Mediterania Palace Residence Menara B.

Anastasya Andriarti/TNR

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me