GKD Garap Tiga Proyek Properti Senilai Rp 1 Triliun

Big Banner

Jakarta – PT Graha Kirana Develompment (GKD) mengembangkan tiga proyek hunian pada 2015 senilai Rp 1 triliun. Ketiga proyek membidik segmen menengah – bawah.

“Kalau kelas atas sudah banyak yang mengurus. Tetapi untuk kelas menengah bawah masih sedikit yang urus. Karena itu saya bidik pasar menengah bawah,” kata Direktur Utama PT GKD, Novi Imelly, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Mantan Presiden Direktur PT Cowel Develoment Tbk itu menyatakan, peluang pasar kelas menengah bawah sangat besar dan tidak banyak pengembang yang membidiknya. Konsumen di segmen ini banyak dipenuhi oleh pasangan muda yang membutuhkan rumah. Pasar itu lah yang dibidik oleh GKD melalui tiga proyek huniannnya, di Medan, Tangerang, dan Yogyakarta.

“Saat ini kami menggarap proyek di Namo Rambe, Deli Serdang, Sumatera Utara. Lokasi proyeknya tidak jauh dari Kota Medan. Selain itu, juga ada proyek di Serpong, Tangerang dan Jogyakarta,” ujar dia.

Di Deli Serdang, pengembang memiliki lahan seluas 12 hektare, yang akan dikembangkan menjadi kawasan hunian, dengan harga Rp 117 juta per unit. GKD juga menyiapkan proyek rumah tapak di atas lahan 1-2 hektare di Serpong, Tangerang, seharga Rp 400 jutaan. Sedangkan di Yogyakarta masih dalam proses perizinan.

“Nilai proyek di Medan sekitar Rp 350-400 miliar, Serpong Rp100 miliar dan di Yogyakarta sekitar Rp 400 miliar. Ya kami perkirakan sekitar Rp 1 triliun,” jelas Novi.

Pada bagian lain, Novi menambahkan, kendati menggarap proyek untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dirinya tidak meninggalkan segmen komersial. Bersama suaminya, dia mengembangkan proyek properti terpadu (mixed use) Intermark Serpong. Intermark merupakan proyek kerja sama operasi (KSO) dengan Jawa Pos Group. Proyek berikutnya setelah Serpong adalah apartemen di Yogyakarta dan Surabaya.

“Kalau untuk apartemen sudah banyak teman-teman yang jago dan yang mengurusi, makanya saya bantu-bantu saja. Tapi konsentrasi yang lebih besar untuk menjalankan proyek segmen menengah bawah,” kata dia.

Selain itu, GKD juga bergerak di bidang property development & marketing services. Di bidang ini, GKD menjadi konsultan sebuah proyek properti sekaligus memasarkannya. Saat ini, GKD memasarkan seluruh proyek properti yang dimiliki PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Penulis: Imam Mudzakir/FER

beritasatu.com