Membangun Kawasan Properti Impian

Big Banner

PROPERTI – Agung Podomoro Land kini kembali mempersembahkan sebuah proyek prestisius. Yaitu Pluit City, sebuah kota impian hasil dari reklamasi pulau di utara Jakarta. Rencananya, proyek itu akan dibangun pada tahun ini. Dengan luas 160 hektare dan berjarak 300 meter dari daratan diperkirakan akan selesai dibangun dalam 5–10 tahun mendatang. Pulau buatan pertama di indonesia akan di buat menjadi kota yang indah, seperti kota metropolitan mandiri. Hal itu akan menjadikan Jakarta sebagai kota metropolitan bertaraf internasional.

Pluit City merupakan bagian dari proyek reklamasi 17 pulau yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan dari Agung Podomoro Land, pengembang utama, telah menyediakan dana sebesar Rp 50 triliun untuk mewujudkan kota tersebut.

Pembangunan Pluit City direncanakan terbagi atas 20 blok, dan masing-masing blok nantinya akan memiliki luas antara 4–8 hektare. Setiap blok akan ada kawasan bisnis dan kawasan hunian, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung. Rencananya, 8 hektare lahan akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau, untuk reservoir agar sirkulasi air tetap berjalan lancar.

“Kami telah mendapat izin prinsip dan izin amdal, sehingga tinggal menunggu izin reklamasi. Setelah izin reklamasi keluar, kami akan langsung melaksanakan proyek ini,” kata Matius Jusuf, executive marketing director PT Muara Wisesa Samudra, belum lama ini.

Dia menjelaskan reklamasi yang akan dilaksanakan di Pluit City menggunakan sistem sand-fill atau pengurukan pasir berlapis. Sebelum pembangunan superblock, pasir-pasir itu akan dimampatkan menggunakan teknologi dynamic compaction vibro-floatation dan PVD (pre-fabricated vertical drain). Pulau itu akan dikeruk pada ketinggian 5,6–7,6 meter di atas permukaan laut.

Selain PT Muara Wisesa Samudra, pengembang lainnya yang mendapat konsesi pengembangan lahan baru ini adalah PT Pelindo yang menggarap satu pulau, PT Manggala Krida Yudha satu pulau, PT Pembangunan Jaya Ancol empat pulau, PT Jakarta Propertindo dua pulau, PT Jaladri Kartika Ekapaksi satu pulau, dan PT Kapuk Naga Indah lima pulau. Sementara, dua pulau lagi belum dilirik investor.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me