Tokyuland Indonesia Belanja Modal 4 M Yen untuk BRANZ

Big Banner

Jakarta, mpi-update. PT Tokyu Land Indonesia sebuah pengembang bermasis di Jepang dan beroprasi di Indonesia menyiapkan belanja modal hingga senilai 4 miliar yen atau setara dengan Rp 432,5 miliar tahun ini.

Dana ini digunakan untuk membangun proyek BRANZ Simatupang, dan BRANZ BSD. Keduanya merupakan prototipe proyek perdana dengan merek BRANZ untuk apartemen strata.

Presiden Direktur PT Tokyu Land Indonesia, Shinya Miwa, menjelaskan, “BRANZ Simatupang akan diluncurkan secara resmi pada September 2015 dan dimulai pembangunannya pada Desember 2015. Nilai investasi diestimasikan sekitar 15 miliar yen atau setara Rp 1,6 triliun,” paparnya di Fairmont Jakarta, Rabu (11/3).

Proyek BRANZ Simatupang, diperuntukan bagi kelas atas menempati area seluas 1,5 hektar dengan jumlah apartemen sebanyak 381 unit. Sementara BRANZ BSD, berada di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Dirancang sebanyak 3.000 unit di atas lahan seluas 5,3 hektar.

“BRANZ BSD mulai dipasarkan pada Agustus 2015 dan dibangun sekitar Juni 2015. Berbeda dengan BRANZ Simatupang, proyek apartemen strata di BSD ini menyasar kalangan menengah,” jelas Miwa.

Estimasi nilai investasi BRANZ BSD sekitar 50 miliar yen atau setara Rp 5,4 triliun pembangunan melalui dua tahap; tahap pertama sekitar 1.200 unit, dan tahap kedua 1.800 unit.

Kedua proyek tersebut murni dikerjakan sendiri. Pengembang ini juga berencana membangun properti multifungsi masa depan (future development)di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Proyek lainnya, Jogja One Park seluas 4 hektar, dan perumahan di Bekasi akan dilakukan dengan skema patungan ventura (joint venture) dengan pengembang nasional yaitu  PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSI), dan PT Hatmohadji dan Kawan (Haka).

mpi-update.com