Saham Properti dan Perbankan Selamat Indeks

Big Banner

Jakarta— Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia di perdagangan akhir pekan ini hanya naik tipis 3,457 poin (0,07 persen) ke level 4.926,068. Menguatnya saham properti 1,32 persen, serta perbankan 0,93 persen berhasil menyelamatkan indeks dari kejatuhan.

Analis dari PT Indo Premier Securities, Muhammad Wafi mengatakan, masih adanya tekanan jual di bursa domestik seiring melemahnya bursa regional membuat pergerakan indeks agak tertahan. Namun tekanan sudah mereda sehingga indeks mampu bertahan di area positif. “Volume perdagangan sedikit menipis, ini karena tipikal transaksi di akhir pekan.”

Dari sisi teknikal, indeks masih berpotensi mengalami koreksi karena penutupannya berada di bawah pergerakan rata-rata 5 hariannya. “Indikator lainnya Stochastic dan Relative Strengh Index (RSI) juga bergerak negatif,” paparnya.

Sampai saat ini belum ada sentimen negatif yang bisa menjadi alasan bagi indeks untuk mengalami koreksi tajam kendati telah naik kencang sepanjang tahun ini. Investor saat ini masih menunggu pengumuman pembagian dividen keluarnya laporan keuangan emiten triwulan pertama 2013, sehingga peluang indeks untuk menuju ke 5.000 masih tetap ada.
“Terjadinya koreksi dalam beberapa hari terakhir hanya aksi ambil untung biasa dan justru sehat bagi indeks karena sudah naik cukup kencang sejak awal tahun, tuturnya.

Saham yang berpindah tangan hari ini hanya 5,32 miliar lembar, dengan nilai transaksi Rp 5,49 triliun, serta frekwensi 155,26 ribu kali transaksi. Harga 130 saham naik, 134 saham turun, serta 103 saham lainnya stagnan, dan investor asing masih mencatat pembelian bersih Rp 71 miliar.

Saham-saham yang menopang indeks kali ini antara lain: Lippo Karawaci (LPKR) naik 2,3 persen ke Rp 1.310, Surya Semesta naik 2 persen menjadi Rp 1.560, Bumi Serpon Damai (BSDE) naik 1,9 persen 1.640. Lalu, Bank BNI (BBNI) menguat 4,1 persen ke Rp 5.050, Bank Mandiri (BMRI) menguat 1,5 persen10.050, serta Bank BCA (BBCA) juga menguat 1,8 persen menjadi Rp 11.050 per saham

Dari kawasan regional, bursa Hong Kong sore ini ditutup jatuh 2,73 persen, bursa Australia melemah 0,41 persen, bursa Singapura melemah 0,24 persen, serta bursa Seoul juga susut 1,64 persen. Sedangkan bursa Tokyo kembali menguat 1,58 persen akibat melemahnya mata uang yen.

VIVA B. K

properti.tempo.co