Siapkan Belanja Modal Rp 3 T AKR Land Garap Proyek2 Baru

Big Banner

Jakarta, mpi-update.  Melalui anak usahanya AKR land Development , pengembang  AKR Group menyiapkan belanja modal Rp3 triliun selama 3 tahun kedepan, untuk menggarap sejumlah proyek terbaru, termasuk pengembangan di Pulau Madura, Jawa Timur.

“Tahun ini kami masih tetap optimis, pasar properti bakal terus bertumbuh. Karenanya, kami telah menyiapkan dana Rp 3 triliun untuk beberapa proyek yang sedang kami jalankan. Adapun nilai kapitalisasinya bisa mencapai Rp 5 triliun dalam waktu tiga tahun,” kata CEO AKR Land, Widijanto, di Jakarta, Selasa (10/3).

Rencana ekspansi di sejumlah daerah itu katanya, tidak terganggu rencana pemerintah yang akan menerapkan batas pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Undang Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pemungutan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hunian, baik rumah tapak maupun apartemen.

“Kami konsisten pada rencana yang telah ditetapkan, pasar akan tetap merespons produk kami dengan baik,” kata dia.

Ditambahkan  dengan segera berlakunya PPnBM, ia optimistis pertumbuhan properti seiring dengan melaju kencangnya pertumbuhan ekonomi di 2015. “Memang ada dampak terhadap minat sektor properti, namun kami masih meyakini, bahwa setiap produk yang dikembangkan AKR Land tetap diminati pasar,” tambahnya.

AKR land saat ini sedang membangun proyek baru diatas lahan seluas 2 hektare dikawasa Gallery West, berupa apartemen dan perkantoran, yang dilengkapi dengan fasilitas seperti museum, galeri seni, galeri mobil mewah, commercial area, serta gedung parkir dengan kapasitas sebanyak 1,000 mobil.

Berlokasi di dekat pintu tol Kebon Jeruk dan masuk kawasan strategis, dua tower AKR Land ini disebut-sebut akan menjadi new central business district (CBD) di Jakarta Barat. Selain itu, AKR Land juga menggandeng mitra kontraktor Tata Mulia Nusantara yang sangat memperhatikan detail ketangguhan bangunan.

“AKR Land memegang komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi customer, dan menekankan bahwa pembangunan Gallery West tetap sesuai jadwal. Serah terima unit kepada konsumen akan dilakukan secara bertahap mulai Juni 2016, dengan grace period selama 120 hari,” kata dia.

Lebih lanjut Widijanto mengatakan, selain mengembangkan kawasan mixed use di kawasan Jakarta Barat pihaknya juga sedang  mengembangkan proyek properti terpadu di kawasan Gresik, Jawa Timur. Dalam proyek ini, nantinya bakal terdapat pelabuhan, industri dan kawasan hunian.  Juga bakal mengembangkan SoHo di Surabaya, proyek properti di Ubud, Bali, proyek mixed use di Manado, dan proyek terapadu seluas 200 hektare di Madura yang akan dilauncing pada tahun ini.

“Dari proyek tersebut, kami targetkan marketing sales tahun ini bisa mencapai Rp 800 miliar atau naik dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 300 miliar,” katanya.

mpi-update.com