Ciputra (1 dari 7 orang Terkaya di Industri Properti Indonesia)

Big Banner

Total Kekayaan US$1.51 Miliar (Forbes Indonesia # 21 Orang Terkaya di Indonesia 2014 # 23 Orang Terkaya di Indonesia 2013 (US$1.3 Miliar)  Hurun Global Rich List 2015 # 1498 Orang terkaya di dunia)

Majalah Properti Indonesia edisi maret 2015, menurunkan daftar 7 orang terkaya di industri properti di Indonesia. Satu dari 7 orang tersebut adalah Ciputra (85). Pendiri dan perintis konglomerasi bisnis Grup Ciputra. Penggagas  20 komplek perumahan berskala kota. Beberapa di antraranya berada di mancanegara, lebih dari 10 pusat belanja 10 hotel berbintang dan 5 padang gol.

Grup Ciputra membawahi 3 emiten properti yaitu Ciputra Development (CTRA), Ciputra Properti (CTRP), dan Ciputra Surya (CTRS). Ciputra dan keluarga masih memiliki saham yang signifikan di semua entitas bisnisnya. Dalam pengelolaan mengelola usaha sehari-hari mempercayakan anggota keluarga di jajaran top manajemen.

Ciputra menjadi seorang entrepreneur sukses dan professional yang menghimpun kekuatan bisnis raksasa dibawah bendera Grup Jaya yang didirikannya pada tahun 1961. Dengan modal awal kala itu hanya 10 Juta Rupiah, Ciputra terus mengembangkan jaringan perusahaannya hingga berjumlah 5 buah yaitu Grup Metropolitan, Grup Pondok Indah, Grup Bumi Serpong damai, Grup Ciputra dan Grup Jaya.

Jumlah anak perusahaan dibawah grup tersebut bahkan sudah mencapai lebih dari seratus. Ciputra memiliki saham dari kelima grup ini. Grup Jaya merupakan perusahaan paling pertama. Ciputra sendiri lebih identik dengan Grup ini karena sejak perusahaan tersebut berdiri pada tahun 1961, Cipura duduk dalam jajaran direksi selama 35 tahun. Tiga tahun pertama menjadi Direktur, 32 tahun sebagai direktur utama hingga mengundurkan diri pada tahun 1996 menjadi komisaris aktif.

Grup Ciputra adalah kelompok usaha yang berawal dari PT Citra Habitat Indonesia yang pada awal 1990 namanya diubah menjadi Ciputra Development. Ciputra menjadi dirutnya dan keenam jajaran direksinya diisi oleh anak serta menantunya. Grup ini go public di pasar modal pada Maret 1994.

Ciputra pantas dijuluki “Bapak Properti Indonesia” oleh karena gagasan dan karya-karyanya yang tetap sukses dan memiliki nama besar hingga saat ini seperti perumahan di Pondok Indah, perumahan di Bintaro Jaya, Taman Impian Jaya Ancol dan BSD. Grup ini mempunyai kemampuan “deliver as promised” sebagai komitmen pada proyek- proyek mereka.

Dengan nama besar dan reputasi Ciputra, group ini sukses memperluas keberadaan mereka di hampir seluruh nusantara khususnya di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Di daerah-daerah tersebut, Ciputra mengembangkan perumahan landed dalam skala besar dan membidik berbagai segmen pasar serta merambah pasar hingga ke negara Vietnam dan Cina.

Grup Ciputra membawahi tiga emiten properti yaitu PT Ciputra Development, Tbk. PT Ciputra Properti, Tbk. dan PT Ciputra Surya, Tbk. Hingga akhir tahun lalu, pendapatan grup ini mencapai Rp8 triliun, dengan total aset sebesar Rp 33 triliun, serta kapitalisasi pasar lebih dari Rp 22 triliun. (Rizky)

mpi-update.com