Mochtar Riady (1 dari 7 Orang Terkaya di Industri Properti)

Big Banner

Total Kekayaan US$2.7 Miliar (Forbes Indonesia # 8 Orang Terkaya di Indonesia 2014 # 9 Orang Terkaya di Indonesia 2013 ($2.5 Miliar)

Majalah Properti Indonesia edisi Maret 2015 menurunkan laporan utama tentang 7 pengusaha properti terkaya di In donesia. Salah satunya adalah Mochtar Riyadi. Ia adalah pendiri konglomerasi gurita bisnis Lippoland Group. Tercatat menjadi imperium terbesar dengan pendapatan sekitar Rp 8,351 triliun  dan total aset  lebih dari 39,9 triliun per triwulan 3/2014. Mochtar masuk ke bisnis properti, saat masih memiliki lembaga keuangan, Lippo Bank.

Kotabaru Lippo Karawachi di Tangerang merupakan proyek pertama tahun 1993. Lippo Karawaci kemudian menjadi emiten besar di pasar modal dan menjadi holding Grup Lippo.

Grup Lippo, berkonsentrasi pada 4 fokus; Bisnis properti melalui flagship PT Karawaci Tbk. Ritel melalui bendera Matahari Putra Prima Tbk dan PT Matahari Departement Store Tbk. Bisnis Media berlabel First Media Tbk  dan Berita Satu Holding. Sektor pendidikan melalui  bendera Pelita Harapan Foundations.

Sementara holding di bisnis properti mengibarkan bendra Lippo Karawaci Tbk (LPKR) fokus pada 4 bisnis properti terintegrasi:   1. Residential & Urban Development. 2. Hospitals. 3.  Commercial 4. Asset management.  Bersama PT Lippo Cikarang Tbk ( LPCK) yang juga kotabaru berbasis industri di Cikarang adalah dua emiten besar  merupakan mesin utama yang penggerak ekspansi grup Lippo Land.

Saat ini Grup Lippo land telah membangun dan mengelola 3 kota mandiri  Lippo Village, Lippo Cikarang, dan Tanjung Bunga  Makassar dengan total populasi sekitar 113.250 jiwa, yang tinggal di 28.393 rumah serta membangun sekaligus sejumlah superblok. Di dalamnya terdapat pusat belanja apartemen, hotel dan rumahsakit.

Di divisi  rumah sakit, melalui  bendera Siloam Hospitals  mengelola dan mengoperasikan 16 rumah sakit, 7 berada di Jabodetabek dan lainnya di Surabaya, Balikpapan, Palembang, Jambi, Manado,  Makassar, dan Bali serta segera  mengelola 40 rumah sakit baru.

Di bidang properti komersial, mengelola 34 mal yang tersebar di seluruh Indonesia, Total (luas area kotor sekitar 2,6 juta m2). Dalam 3 hingga 5 tahun ke depan masih  akan membangun sekitar 12 sampai 18 mal baru.

Divisi Hotel,  mengelola 8 hotel berbintang lima berlabel  Aryaduta, dengan total 1.665 kamar, merupakan kelompok hotel bintang lima terbesar di Indonesia. Hotel-hotel tersebut berada di sejumlah kota besar; Jabodetabek, Medan, Pekanbaru, Manado,  Makassar, dan Palembang.

Di manajemen properti  unit usaha asset management terdiri dari pengelola dua Real Estate Investment Trust (REIT)  dan tercatat di bursa Singapura, pengelola mal dan hotel serta pengelola kota-kota mandiri dengan nilai  Aset  REIT yang dikelola US$2,2 M. (Mada Gandhi)

mpi-update.com