Eka Tjipta Widjaja (1 dari 7 Orang Terkaya di Industri Properti)

Big Banner

Eka Tjitpa memiliki Total Kekayaan US$5.8 Miliar (Forbes Indonesia 4 Orang Terkaya di Indonesia 2014. # 2 Orang Terkaya di Indonesia 2012 ($7.7 Miliar) – 2013 ($7 Miliar) Hurun Global Rich List 2015 . #358 Orang terkaya di dunia)

Laporan utama Majalah Properti Indonesia salah satu dari 7 tokoh dan pengusaha properti terkaya dari Indonesia adalah Eka Tjipta pendiri Sinarmas Group terdepan bisnis pulb and paper, agri bisnis dan jasa keuangan. Sinarmas Land adalah sub unit bisnis konglomerasi raksasa Sinarmas Group Di tangan generasi kedua, Muktar Widjaja, Sinarmas Land tumbuh menjadi raksasa bisnis properti kelas dunia dan tercatat di bursa efek Singapura. Mega proyeknya tersebar di China, Malaysia, Singapura dan sejumlah daerah di tanah air. Diperkirakan kapitalisasi pasar quartal ke3 2013 mencapai Rp 31.494 tirliun.

Sinarmas Land membawahi lebih dari  50 proyek properti yang digarap beberapa anak usahanya seperti, 4 kota baru, puluhan komplek perumahan (termasuk berada di China; Li sui Jin Yang Sen Yang, Li Sui Jin Du Chendu), hotel, golf course, superblok, puluhan komplek commercial industri (juga berada di Singapura; Orchards Tower), dan Ritel Trade Centre dengan label patent ITC di sejumlah kota besar di Indonesia.

Setelah berhasil mengambil alih hampir 90 % kepemilikan saham PT Bumi Serpong Damai (PT BSD) dari tangan pengembang Senior Ciputra dan teman-temannya usai krisis moneter tahun 1998, Muktar lalu menjadikan perusahan ini flagship tersendiri dan menyatukan 5 unit bisnis  di bawahnya. PT Duta Pertiwi Tbk (PT DUTI), sebelumnya sebagai flagship satu-satunya yang menggarap bisnis properti  dan berada langsung di bawah Sinarmas Land digeser ke bawah bendera PT BSDE Tbk.

PT BSD Tbk dan PT DUTI Tbk, dua bendera besar yang tengah berkibar dan menjadi mesin uang Sinarmas Group. Kedua perusahaan terbuka ini mencatat pertumbuhan laba dan asset yang sangat tinggi dari tahun ke tahun.

PT BSDE Tbk telah menjelma menjadi raksasa bisnis properti di Indonesia dengan total asset 16,8 T (akhir 2012).  Masih memiliki land bank di lima wilayah dengan intensitas pembangunan paling tinggi meliputi Jabodetabek, Medan,Surabaya, Samarinda dan Balikpapan.

BSD City merupakan  satu-satunya proyek langsung PT BSDE Tbk, kota mandiri terbesar di Indonesia dengan total luas lahan mencapai 6000 hektar dan sudah dikembangkan 50 %.

PT BSDE Tbk membawahi lima kaki bisnis meliputi; PT DUTI Tbk mengoperasikan 9 superblok dan pusat komersial, di 8 wilayah Jabodetabek dan satu di luar lain di luar Jakarta. Superblok berciri ITC dilengkapi fasilitas perdagangan dan pemukiman yang terpadu dalam satu lokasi. Masih memiliki 72.100 meter persegi ruang kantor disewakan. Mengoperasikan dua hotel berbintang 4 yakni Le Grandeur di Mangga Dua Jakarta dengan 16 lantai, dan Le Grandeur di Balikpapan dengan 5 lantai.

Di bawah bendera PT DUTI perusahaan yang didirikan tahun 1987 dan menjadi perusahaan publik sejak 1994 mengembangkan 15 komplek perumahan dengan fasilitas wah. Salah satu ciri khasnya adalah dengan perumahan tematik ber-ikon Wisata. Semua fasilitas dibangun dengan serius dan tentunya membutuhkan dana yang tidak kecil sehingga menjadi magnet bagi masyarakat. Menariknya biaya besar tersebut tentunya juga menjadi tidak berpengaruh besar bagi harga jual karena areal yang dikembangkan umumnya luas. (Mada Gandhi)

 

mpi-update.com