2015 Pemda Bekasi akan Stop izin Pembangunan Cluster

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Komplek perumahan kecil tidak bisa ‘nebeng’ infrasturktui yang di bangun pemerintah setempat lagi, karena hanya membenani infrastruktur kota. Tahun ini Pemda tersebut akan moratarium izin pembangunan perumahan dengan sistem cluster.

Pemerintah kota Bekasi menganggap sistem cluster rumah kecil hanya ‘numpang’ infrastuktur yang memberatkan pemkot. Seperti disampaikan Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koswara, pihaknya berencana melakukan moratorium perizinan pembangunan perumahan dengan konsep cluster pada 2015.

“Tahun 2015 izin pembangunan cluster sudah tidak dikeluarkan,” ujar Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Kota Bekasi, Koswara kepada Majalah Properti Indonesia belum lama ini. Moratorium ini hanya berlaku bagi pengembangan rumah cluster di suatu daerah yang penduduknya padat dan infastrukturnya terbatas.

Sedangkan pembangunan sistem cluster yang dikembangkan di suatu kawasan permukiman luas oleh pengembang berpengalaman, berlanjut. Moratorium ini, kata Koswara, harus diambil sebagai upaya menata kembali tata ruang pembangunan Kota Bekasi. Maraknya pembangunan cluster dinilai merugikan lingkungan karena membebani infra struktur kota yang sudah ada.

“Pengembang cluster membebani infrastruktur kota. Pengembang tidak memikirkan pembangunan infrastruktur yang sudah ada itu,” ujarnya.

Koswara memberi contoh, saat musim hujan pembangunan sistem cluster menyebabkan banjir di sekitar lokasi cluster. Akibatnya, warga di sekitar cluster itulah yang menjadi korban. Ini karena pengembangnya tidak membangun drainase atau infrastruktur sendiri tapi menumpang pada drainase yang sudah dibangun Pemkot Bekasi.

“Moratorium perizinan cluster nanti dituangkan dalam produk hukum berupa Peraturan Wali (Perwal) Kota Bekasi,” ujarnya.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me