2015 Indonesia Tetap Menarik Bagi Pebisnis Properti

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Indonesia merupakan satu di antara negara yang paling tepat untuk investasi. Hal tersebut dikemukakan oleh Country Head DTZ Indonesia, Kan Kum Wah, dalam seminar bertajuk “Indonesia Real Estate 2014, di Jakarta, Rabu (26/11).

“Uang datang tidak hanya dari Jepang, dan Korea, melainkan juga dari Tiongkok. Investor dari ketiga negara tersebut membenamkan investasinya dalam bentuk kerjasama usaha dengan pengembang lokal,” tandas Kan.

Indonesia katanya tetap memiliki daya tarik untuk investasi kendatipun secara umum pertumbuhan bisnis properti melambat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) katanya, khusus kawasan Jadebotabek dengan populasi 22,6 juta jiwa, merupakan pasar yang bisa dimanfaatkan investor.

“Selain itu, pembangunan infrastruktur juga sedang digenjot terutama untuk menciptakan konektivitas antar kawasan yang dapat membuka peluang pengembangan secara intensif di kawasan-kawasan yang minim pembangunan properti,” tandasnya.

Optimisme Kan didikung pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II. Menghubungkan seksi Pelabuhan Tanjung Priok yang  beroperasi pertengahan 2015, Depok-Antasari (2016), Cibitung-Cilincing yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan, Serpong-Cinere (beroperasi April 2015), Cimanggis-Cibitung (baru dimulai 2015), Kunciran-Serpong (beroperasi April 2015), Cinere-Jagorawi (baru 50 persen beroperasi sejak 2012), dan Cengkareng-Kunciran (tahap pembebasan lahan).

Kawasan Depok akan menjadi pasar paling potensial setelah beroperasinya JORR II koridor timur, barat dan selatan Jakarta, bersamaan dengan itu harga lahan masih lebih kompetitif dibanding kawasan lainnya. Harga lahan di ketiga kawasan tersebut masih berada di bawah Rp 20 juta per meter persegi. Terutama lahan yang diperuntukkan sebagai hunian (perumahan).

 

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me