Kemen BPN/Tata Ruang,akan Evaluasi Semua Sertifikat HGU

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan memastikan akan mengevaluasi semua hak guna usaha (HGU) yang sudah berakhir, agar tidak menjadi sumber konflik.

Evaluasi HGU ini akan dilakukan saat pemilik HGU memperpanjang sertifikatnya. Ferry beranggapan jika tidak terukur, HGU akan jadi konflik antara pengusaha dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

“Kalau HGU berakhir mari evaluasi. Bagaimana kemanfaatan lahan di satu daerah. Bagaimana dampaknya kepada masyarakat. Kalau tanah malah memberi sengsara, HGU-nya dicabut,” ujar Ferry di Jakarta, akhir pekan lalu.

BPN mengeluarkan HGU untuk memberi kenyamanan bagi pengusaha. Di sisi lain, menurut Ferry, HGU juga harus memberi kepastian hidup bagi masyarakat yang tinggal sehari-hari di daerah tersebut meski lahannya digunakan sebagai usaha.

HGU katanya bukanlah sertifikat milik tetapi sebagai penanda lahan milik negara. Namun, negara memberikan izin kepada pengusaha untuk menjalankan usaha di atas lahan tersebut. “Sertifikat HGU tidak boleh dijual, dia tidak bisa diwariskan kalau bukan ke petani,” kata Ferry

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me