Gyproc, Bahan Bangunan Tambah Pabrik Lagi di Indonesia

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Gyproc, unit usaha Saint-Gobain Group, perusahaan bahan bangunan terbesar di dunia, meresmikan pabriknya yang berlokasi di kecamatan Cikande, kabupaten Serang Selasa (28/10).

Dalam rilis yang kirim ke Majalah Properti Indonesia (mpi-update.com) Kamis (30/10) menyatakan bahwa pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 60.000 m2 dengan bangunan 25.000 m2.

SVP Saint-Gobain and President of Construction Products Sector, Claude Imauven mengatakan, “Masuknya Saint-Gobain ke Indonesia mencerminkan ambisi dan komitmen yang kuat dari Saint-Gobain Group untuk tumbuh dan berkembang bersama Indonesia”.

Sementara General Delegate of Saint-Gobain APAC and Regional Managing Director of Construction Products APAC Javier Gimeno menambahkan, “Setelah hadir di 64 negara di seluruh dunia, peresmian pabrik ini merupakan tonggak sejarah yang menandai pertumbuhan Saint-Gobain group di kawasan Asia Tenggara”.

Pabrik  yang merupakan bagian dari divisi sektor Construction Products Saint-Gobain memproduksi gipsum dengan merek dagang Gyproc,  menyerap 142 tenaga kerja lokal.

Managing Director SGCPI Edward Loy mengatakan, “Pabrik Gyproc di Cikande ini memiliki kapasitas produksi sebanyak 30Mm2 per tahun yang ditujukan khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, bukan untuk tujuan ekspor”.

Didirikan pada tahun 1665, Saint-Gobain Group memilki empat sektor bisnis yaitu Construction Products, Innovative Materials, Building Distribution dan Packaging.

Di Indonesia, selain pabrik Gyproc yang baru saja diresmikan, Saint-Gobain juga memiliki pabrik Abrasif di Bekasi dan Surabaya serta pabrik Mortar di Cibitung dan Gresik.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me