Raksasa Properti Masuk Pontianak, Harga Lahan Melejit 300 Persen

Big Banner

PONTIANAK, KOMPAS.com – Ciputra Group yang dikenal sebagai salah satu pengembang besar Nasional, memiliki proyek di sejumlah kota seluruh Indonesia. Termasuk di Pontianak, Kalimantan Barat. Masuknya Ciputra Group ini dinilai membuat gengsi kota melambung.

Tak hanya itu, harga lahan, dan properti juga melejit seketika. Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPD Realestat Indonesia Kalimantan Barat Muhammad Isnaini kepada Kompas.com, di Permata Golf Residences, Pontianak, Kalbar, Jumat (20/3/2015).

“Dari mereka, pengembang daerah bisa belajar banyak cara membangun, memasarkan, dan mengelola proyek dengan baik. Kehadiran mereka juga meningkatkan pendapatan ekonomi,” ujar Isnaini.

Peningkatan harga lahan saat pengembang besar masuk, menurut Isnaini bisa mencapai 200-300 persen. Menurut Isnaini, Ciputra merupakan salah satu pengembang yang membangun rumah mewah di Pontianak. Proyek mereka adalah CitraGarden Aneka Yang berada di Jl Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu, Kalimantan Barat.

Menempati area seluas 28 hektar, CitraGarden Aneka berisi hunian dengan harga berkisar Rp 1,2 miliar. Di Kalimantan Barat, rumah seharga ini termasuk kategori mewah. Rencananya, proyek tersebut terintegrasi dengan fasilitas pendukung, antara lain Sport Club, lapangan tenis, dan kolam renang. Tipe tanah yang dipasarkan, mulai dari 96 meter persegi hingga 288 meter persegi.

Dalam pengembangannya, Ciputra Group bekerja sama dengan Aneka Group. Perusahaan ini bergerak di sektor bisnis otomotif dan memegang market share terbesar di Kalimantan Barat.

Mereka hanya bisa disaingi oleh segelintir pengembang lokal yang bermain di pasar mewah antara lain PT Sang Pengembang dan Mass Land. Pasalnya, pasar propetinya pun tidak besar, yaitu hanya 10 persen.

properti.kompas.com