Apa yang Harus Dilakukan Ketika Berurusan dengan Pengembang Nakal?

Big Banner

Jakarta -Praktik pengembang properti nakal di Indonesia banyak ragamnya. Bahkan ada kasus pengembang yang membawa kabur uang muka konsumen, namun rumah atau apartemen yang dijanjikan tak kunjung dibangun.

Apa yang harus dilakukan konsumen apabila berurusan dengan pengembang nakal?

Untuk saat ini, konsumen tidak bisa mengadukan masalah tersebut kepada siapapun melainkan menempuh jalur hukum. Apalagi pengembang nakal tersebut adalah pengembang independen yang tidak tergabung dalam asosiasi pengembang, namun risikonya harus menempuh proses lama.

“Nggak bisa ke mana nyarinya, ya jalur hukum ke pengadilan,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda kepada detikFinance Kamis (14/11/2013)

Menurutnya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pun selaku pemerintah yang beregrak di sektor perumahan dan properti tidak bisa melakukan apa-apa bila terjadi kasus seperti itu.

“Bisa ngadu ke Kemenpera, tapi Kemenpera nggak ada kapasitas untuk nyari siapa,” lanjutnya.

Ali mengingatkan sebaiknya konsumen jeli dalam menentukan pengembang perumahan sebelum membeli rumah atau apartemen. Sebaiknya, pengembang yang dipilih adalah pengembang yang tergabung dalam sebuah asosiasi.Next

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me