Menpupera Resmikan Rusunawa Jolong Basusuk di Sibolga

Big Banner

Medan – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono meresmikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jolong Basusuk, Sibolga, Sumatera Utara.

Rusunawa Jolong Basusuk dibangun di atas lahan 7.000 meter persegi ini nanti memiliki 198 unit dan untuk para nelayan yang memiliki penghasilan rendah (MBR) dan untuk menata kawasan kumuh di kawasan Sibolga.

“Diharapkan, Rusunawa ini memberikan manfaat, bagi masyarakat Sibolga, terutama untuk para nelayan,” kata Basuki, dalam acara Peresmian Rusunawa Jolong Basusuk, Sumatera Utara, Rabu (25/3).

Basuki mengatakan, pembangunan Rusunawa Sibolga dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan Kota Sibolga sebagai salah satu pintu gerbang wilayah barat Sumatera Utara, yang berdampak pada tingginya kebutuhan akan hunian dan munculnya permukiman-permukiman padat yang tidak layak huni. Terutama pada kawasan pemukiman nelayan perkotaan yang saat ini sudah mencapai lebih dari 240 hektare.

Dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Sibolga 2011-2031, penanganan permukiman kumuh dan penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Kota Sibolga menjadi tanggung jawab pemerintah, yang salah satunya diwujudkan dengan pembangunan Rusunawa.

Basuki mengatakan, Rusunawa ini langsung menjadi aset Pemda nantinya. Sehingga diharapkan ada kerja sama dari Pemerintah Kota Sibolga untuk dapat memelihara dan mengelola aset Rusunawa ini dengan baik dan serta tepat sasaran.

“Pemerintah Kota Sibolga sebagai pemilik aset diharapkan dapat menjalankan fungsi property management dengan segera membentuk unit pengelola Rusunawa agar pengoperasian gedung dan mekanisme penyewaan unit hunian dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Basuki menjelaskan, pembangunan Rusunawa yang diberikan Pemerintah Pusat bersifat stimulan oleh karena itu masih diperlukan dukungan anggaran dari Pemda serta partisipasi aktif masyarakat untuk mewujudkan pembangunan perumahan yang menyeluruh.

Basuki mengatakan, selama 2010-2014, Pemerintah Pusat telah melaksanakan pembangunan perumahan di Provinsi Sumatera Utara dengan total anggaran mencapai Rp 728,02 miliar (Rp 425,62 miliar oleh Kementerian Perumahan Rakyat dan Rp 302,397 miliar oleh Kementerian Pekerjaan Umum) yang meliputi Rusunawa sebanyak 21,5 twin blok (TB) oleh Kementerian Pera dan 20 TB Kementerian PU.

Selain itu, juga pemerintah sudah membangun rumah khusus sebanyak 142 unit, bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk Pembangunan Baru sebanyak 2.069 unit. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Peningkatan Kualitas sebanyak 25.412 unit. Bantuan Stimulan PSU Rumah Tapak sebanyak 12.324 unit dan KPR FLPP 12.730 unit.

“Untuk Sibolga sendiri, memperoleh bantuan sebanyak 3 TB Rusunawa, yaitu 2 TB Rusunawa yang kita resmikan ini dan 1 TB Rusunawa Mahasiswa pada 2014,” katanya.

Pada 2015, Kementerian PUPR merencanakan bantuan perumahan di Provinsi Sumatera Utara, antara lain, Rusunawa 6 TB (Kota Medan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tanjung Balai Asahan, dan Kabupaten Nias).

 

 

 

Investor Daily

Penulis: Imam Muzakir/LIS

Sumber:Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me