Perkantoran 12 Lantai Segera Lengkapi Orange County

Big Banner

Cikarang – Unit perkantoran setinggi 12 lantai segera melengkapi fasilitas di kawasan Orange County, Lippo Cikarang. Segmen yang dibidik adalah pasar industri di sekitar Cikarang.

Chief Executive Officer (CEO) Lippo Homes Ivan Budiono mengatakan, terdapat 32 fasilitas yang akan melengkapi kawasan Orange County. Selain apartemen, beberapa fasilitas yang akan dibangun adalah pusat perbelanjaan modern (mall), rumah sakit, hotel (bintang tiga dan lima), perkantoran, convention, sport club, dan lain-lain.

“Bermacam – macam fasilitasnya. Total lahan untuk CBD, sekitar 22 hektare. Sedangkan total lahan Orange County 322 haktare. Sementara itu, luas lahan Lippo Cikarang 2,000 hektare,” ujar Ivan di sela grand preview apartemen Pasadena Suites di Kawasan Orange County, Lippo Cikarang, Cikarang-Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Khusus untuk perkantoran, lanjut Ivan, direncanakan dibangun tahun ini. Proyek tersebut diproyeksikan berdiri di atas lahan 2,000 meter persegi, dengan ketinggian 12 lantai. “Untuk perkiraan investasinya antara Rp 300 – Rp 400 miliar,” jelas Ivan.

Lebih Murah

Pembangunan perkantoran dilatarbelakangi banyaknya unit-unit industri di kawasan Cikarang. Apalagi, selama ini banyak pabrik yang membangun kantor di kaki pabrik. Alasan lain adalah semakin mahalnya harga properti perkantoran di Jakarta.

“Tidak perlu berkantor di Jakarta. Harganya semaki mahal, mencapai Rp 40 – 50 juta per meter persegi. Sedangkan perkantoran di Orange County, pasti jauh lebih murah dibandingkan di Jakarta,” tegas Ivan.

Perkantoran Orange County akan membidik perusahaan – perusahaan besar di Cikarang yang banyak berelasi dengan perusahaan Jepang. “Ini kan daerah Detroit-nya Indonesia. Asembling otomotif di Indonesia, pabriknya di Cikarang. Semua merek otomotif Jepang ada di Cikarang,” ujar dia.

Kendati demikian, tambah Ivan, tulang punggung pasar perkantoran bukan hanya dari industri Jepang . Bisa juga lokal, tapi memiliki hubungan bisnis dengan Jepang.

Penulis: Pamudji Slamet/FER

beritasatu.com