“Smart Home” Menjadi Nilai Lebih Hunian

Big Banner

Jakarta – Sepanjang tahun lalu, pembicaraan mengenai konsep rumah pintar (smart home) menjadi perhatian kalangan pengembang dalam menggarap proyek. Apalagi, pemanfaatan teknologi semakin meluas penggunaannya dalam menunjang kenyamanan dan keamanan sebuah hunian. Tak heran jika kemudian banyak produk hunian yang diluncurkan memungkinkan peralatan rumah tangga untuk terhubung ke sistem “Smart Home” ini.

Komisaris Utama Smart Home Inside, Eric L Pangkey mengatakan, dengan menerapkan konsep dan sistem “smart home”, sebuah hunian menjadi semakin mudah untuk dipantau, dan dikendalikan dari jarak jauh dalam setiap kesempatan oleh kalangan pemiliknya. Hal itu pula yang mendasari pihaknya menawarkan sistem “Smart Home Inside”.

“Konsep perangkat Smart Home Inside ini dilengkapi dengan jaringan komunikasi yang menghubungkan berbagai layanan dan perangkat canggih untuk mengontrol semua device yang ada di rumah, mulai dari alarm, lighting, windows, home appliances, sampai gardening,” ujar Eric di kesempatan acara “Property Talkshow Tren Bisnis Properti dan booming Smart Cluster di Jakarta”, akhir pekan lalu.

Penerapan teknologi smart home, kata dia, sekarang ini mulai lazim digunakan oleh kalangan pengembang maupun kalangan pemilik rumah yang menyadari pentingnya peranan teknologi dalam kehidupan mereka. “Apalagi, kisaran harga sistem ini juga semakin terjangkau, membuat konsumen tidak ragu untuk menerapkannya di rumah mereka,” tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Marketing PT Megapolitan Development Tbk, Desi Yuliana mengatakan, penerapan sistem smart home di sebuah proyek perumahan, tentunya dapat memberikan nilai tambah (added value) bagi konsumen.

“Sistem ini sudah menjadi kebutuhan bagi kalangan masyarakat modern. Sebagai pengembang, kami tentunya mengedepankan kenyamanan dan keamanan penghuni, lewat penerapan sistem smart home ini,” kata dia.

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me