Surabaya Masuk Lima Kawasan Properti Potensial di Asia

Big Banner

Jakarta – Kota Surabaya, Jawa Timur masuk dalam lima besar (top five) kawasan potensial investasi properti di Asia. Di samping pertumbuhan ekonominya tinggi, daya dukung infrastruktur Surabaya juga memadai. Pemilihan Surabaya sebagai lima besar kawasan potensial investasi di Asia berdasarkan penilaian portal properti global, Lamudi.

Managing Director Lamudi Indonesia, Karan Khetan mengatakan, selama ini investor hanya memikirkan beberapa kota saat berinvestasi di sektor properti. Kota – kota itu di antaranya London, New York, Singapura, serta Jakarta.

“Namun kota-kota lain di Asia ternyata juga memiliki peluang bagi investor yang mencari kesempatan untuk berinvestasi di properti,” ujar Karan, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, belum lama ini,

Lima kota yang masuk top five adalah Surabaya (Indonesia), Kolombo (Sri Lanka), Faisalabad (Pakistan), Irbid(Yordania), dan Chittagong (Bangladesh). Kolombo, yang merupakan kota terbesar dan pusat komersial Sri Lanka, saat ini sedang mengalami transformasi besar-besaran. Gedung-gedung pencakar langit telah menghiasi kota ini dalam lima tahun terakhir. Hal tersebut sabegai bukti daya tarik negara tersebut bagi investor domestik dan internasional.

Faisalabad dinilai sebagai kota metropolitan terbesar ketiga di Pakistan yang mengalami pertumbuhan pembangunan dan konstruksi secara pesat. Kota ini mempunyai sektor industrial yang besar, penuh dengan kesempatan berinvestasi.
Selanjutnya, Irbid, Yordania dinilai sebagai kota yang konsentrasi di real estate, service finansial dan pariwisata. Kota dengan populasi terbesar ketiga di Yordania ni, kata Karan, mempunyai banyak karakteristik yang menarik para investor real estate.

Kota berikutnya adalah Chittagong, Bangladesh. Kota ini dinilai sebagai pusat komersial, industrial dan finansial di selatan Bangladesh. Lokasinya yang strategis dan jaraknya yang dekat dengan Myanmar dan India, serta jaringan transportasi yang aktif, memfasilitasi perkembangan industrial.

Semakin Berkembang

Sementara itu, Surabaya terpilih sebagai top five kawasan potensial properti Asia karena memiliki banyak potensi bagi investor real estate. Pertumbuhan ekonomi Ibukota Jawa Timur ini berada di angka 7.6 persen. Di Kota Pahlawan ini, sektor retail semakin berkambang, sedangkan pertumbuhan infrastruktur semakin memadai.

“Pemerintah daerah pun mulai berusaha untuk menyambungkan sisi barat dan timur kota tersebut. Langkah ini akan menarik banyak investor asing dan mendukung para pemilik bisnis untuk memanfaatkan ruang kantor yang terus berkembang di Surabaya,” ujar Karan.

Penulis: PR/Pamudji/FER

Sumber: Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me