Kenalkan… Monaco Rasa Manado Senilai Rp 6 Triliun!

Big Banner

MANADO, KOMPAS.com – Mengadopsi gaya hidup dan properti-properti mewah di Monte Carlo, Monaco, Eropa,  PT Lippo Karawaci Tbk, mulai memperkenalkan Monaco Bay Manado Resort City, di Manado, Sulawesi Utara, pada Rabu (25/3/2015). Megaproyek yang mengintegrasikan 15 fungsi properti itu diproyeksikan menelan dana investasi senilai Rp 6 triliun.

Chief Executive Officer Lippo Homes Ivan Budiono mengumumkan dimulainya pengembangan Monaco Bay tersebut. Dia mengatakan, Monaco Bay adalah pembangunan resor terbesar dan terbaru di kawasan Indonesia Timur dan akan menjadi satu-satunya pengembangan berkonsep luxurious resort style integrated.

“Dikembangkan dengan konsep resort style dan akan menyandingkan Manado dengan kota-kota resor berstandar internasional terbaik dunia seperti Monaco City,” ujarnya.

Monaco Bay, yang akan dikembangkan di lahan seluas 8 hektar itu, didesain oleh tim arsitek internasional. Di atas resor ini rencananya akan berdiri 8 landmark tower dan akan dilakukan pembangunan tahap pertama di area seluas 2,2 hektar.

Ivan menjelaskan, resor tersebut akan menawarkan keistimewaan “15-in-1” yang akan membuat Manado terkenal sebagai tujuan destinasi wisata kelautan. Konsep itu, lanjut dia, diharapkan semakin mengukuhkan diri sebagai kota resor internasional yang di dalamnya terdiri dari resor terpadu, hotel bintang lima, perkantoran, bioskop, dan lain-lainnya.

“Kita semua telah mengetahui keunggulan Sulawesi Utara, khususnya Manado, sebagai pusat koral dunia. Ini semakin mengukuhkan diri menjadi pintu gerbang wisata kelautan unggulan di Sulawesi dan Indonesia bagian Timur,” lanjut Ivan.

Kondisi tersebut semakin kuat dengan adanya dukungan Pemerintah berupa kebijakan yang dilansir pada akhir 2014 lalu, yaitu Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Indroyono Soesilo mengeluarkan kebijakan berupa kemudahan izin kunjungan kapal wisata yacht. Caranya dengan membuat pelayanan one stop online service di bawah naungan Kementerian Keuangan, Kementrian Perhubungan dan TNI. Layanan itu rencananya akan berlaku efektif tahun ini.

“Adanya kebijakan semacam itu kami harapkan semakin menjadikan daerah ini sebagai luxurious resort style berstandar dunia dan akan membuat para wisatawan mancanegara tidak hanya ‘numpang lewat’ di laut kita, tapi menjadikan Manado justru sebagai destinasi utama wisata,” kata Ivan.

Jopy Rusli, Chief Marketing Officer Lippo Homes, menjelaskan pembangunan tahap pertama Monaco Bay akan ditandai dengan peluncuran ‘Monaco Suites’, yaitu tower kondominium setinggi 40-an lantai. Kondominium ini akan menjadi landmark termegah di Manado.

“Kami akan lakukan grand preview pada awal Mei nanti,” ujar Jopi.

Monaco Suites menawarkan unit kondominium terdiri dari satu tempat tidur seluas kurang lebih 45m2, dan dua tempat tidur seluas 85 m2, serta tiga tempat tidur dengan luasan 116 m2. Proyek ini melibatkan tim arsitek dunia seperti DP Architect Singapore.

properti.kompas.com