Permintaan Kredit Rumah Di AS Naik, Prospek Ekonomi Beri Dorongan

Big Banner

Perekonomian Amerika Serikat (AS) dinilai sudah mulai membaik. Hal ini ditunjukkan dari berbagai rilis data ekonomi lokal yang menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang sesuai harapan. Misalnya saja berdasarkan data historis yang ada dilaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) di AS untuk bulan Februari berhasil mencatat kenaikan yang sejalan dengan perkiraan ekonom sebelumnya. Kenaikan ini adalah kali pertama sejak Juni 2014 lalu.

Kenaikan IHK ini membuat inflasi di AS berhasil terangkat sehingga The Fed optimis bahwa di paruh pertama tahun ini target inflasi sebesar 2 persen dapat dicapai. Perbaikan tidak hanya dari segi makroekonomi, dari sisi mikroekonomi pun mulai terlihat, misalnya dari membaiknya data permintaan rumah baru yang dapat dilihat dari meningkatnya pengajuan aplikasi KPR.

Aplikasi pengajuan KPR di AS berhasil mencatat kenaikan pada pekan lalu, hal ini disebabkan oleh suku bunga KPR di AS yang diturunkan ke level terendahnya sejak Februari lalu. Suku bunga KPR Fixed untuk rata-rata 30 tahun adalah sebesar 3,90 persen pada pekan ini, level terendah sejak Februari 2015. Suku bunga ini menunjukkan penurunan sebesar 9 basis poin dari 3,99 persen di minggu sebelumnya.

The Mortgage Bankers Association melaporkan bahwa pengajuan aplikasi hipotek yang meliputi refinancing dan permintaan pembelian rumah naik 9,5 persen dalam kurun waktu yang berakhir hingga 20 Maret.

Sementara itu, untuk indeks permintaan KPR yang merupakan indikator utama dari penjualan rumah, juga mencatat kenaikan sebesar 4,9 persen, dimana level ini adalah level tertinggi sejak Januari 2015. Jumlah pembiayaan kegiatan hipotek pun meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 59 persen kali ini menjadi sebesar 61 persen.

Dengan melihat perbaikan yang terlihat di AS secara perlahan, pasar global masih menanti-nanti apa sikap The Fed selanjutnya terutama mengenai rencana normalisasi kebijakan moneternya. Sikap The Fed ini akan sangat berpengaruh terhadap setiap keputusan investasi tidak hanya bagi investor AS namun juga akan memengaruhi keputusan investasi investor global. 

 

 

Stephanie Rebecca /VM/VBN/ Analyst Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

 

 

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me